Vaksinasi Pedagang Tak Pengaruhi Transaksi di Pasar Tradisional

Dari tujuh ribu  pedagang di bawah naungan Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar yang ditargetkan sebagai penerima vaksinasi Covid-19, 3.214 orang di antaranya sudah menerima vaksin tahap pertama.

TRANSAKSI - Aktivitas di pasar tradisional. Vaksinasi pedagang belum memberi pengaruh terhadap peningkatan transaksi di pasar tradisional.

Denpasar (bisnisbali.com) – Dari tujuh ribu  pedagang di bawah naungan Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar yang ditargetkan sebagai penerima vaksinasi Covid-19, 3.214 orang di antaranya sudah menerima vaksin tahap pertama. Meski sudah hampir 50 persen pedagang dan pelaku pasar menerima vaksinasi, tidak memberi pengaruh terhadap peningkatan transaksi di pasar tradisional.

Dirut Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar IB Kompyang Wiranata, Selasa (18/5) mengatakan, masih rendahnya transaksi di pasar tradisional dipengaruhi oleh lemahnya perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini. Daya beli masyarakat dikatakannya menurun, dan belum optimalnya aktivitas pariwisata di Bali memberi pengaruh besar pula terhadap transaksi di pasar tradisional. “Situasi pandemi Covid-19 ini membuat ekonomi masyarakat menjadi lemah,” ujarnya.

Disinggung soal penurunan transaksi di tengah pandemi Covid-19, Gus Kowi panggilan akrabnya mengatakan, tergantung dari pasarnya. Menurutnya Pasar Kumbasari terutama pedagang kios terpengaruh paling signifikan yang penurunan transaksi hingga 80 persen di tengah pandemi Covid-19. “Pasar lainnya juga begitu, seperti Pasar Badung khususnya lantai 3 dan 4 dan Pasar Kereneng terutama kios di dalam pasar,” ungkapnya.

Untuk pasar yang menjual kebutuhan pokok dikatakannya masih lebih bisa bergerak, namun tetap mengalami penrunan transaksi. Seperti halnya pelataran Pasar Kumbasari penurunan transaksi hanya sekitar 20-25 persen.

Sementara itu, terkait pendistribusian vaksinasi Covid-19 terhadap pedagang di pasar tradisional, Gus Kowi mengatakan, ada 3 pasar di bawah naungan Perumda Pasar Sewakadharma yang pedagangnya belum menerima vaksinasi Covid-19. Di antaranya, Pasar Abiantimbul, Pasar Sanglah dan Pasar Ketapian. Untuk pedagang di ketiga pasar ini, kata Gus Kowi akan dijadwalkan menerima vaksinasi dalam waktu dekat. Demikian Gus Kowi menambahkan, sudah ada 1.632 pedagang yang tercatat telah menerima vaksinasi dosis kedua. *wid

BAGIKAN