Vaksinasi Covid-19 di Karangasem, Bupati Mas Sumatri Terima Suntikan Pertama

BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menerima suntikan pertama vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Karangasem 1 di Perasi, Selasa (26/1)

SUNTIKAN VAKSIN - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Kapuskesmas Perasi menerima suntikan vaksin Covid-19.

BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menerima suntikan pertama vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Karangasem 1 di Perasi, Selasa (26/1) kemarin. Usai vaksinasi diterima Bupati sebagai tanda dimulainya vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Karangasem,  dilanjutkan Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini dan diikuti anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karangasem serta tokoh masyarakat seperti Ketua PHDI Karangasem Dr. Ni Wayan Rustini.

Upaya pengendalian penyebaran Covid-19 terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten  Karangasem, seperti dimulainya program vaksinasi. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menjadi orang pertama di Kabupaten Karangasem yang menjalani vaksinasi, disusul kemudian jajaran Forkopimda Kabupaten Karangasem. Sebelum disuntik vaksin jenis Sinovac, Bupati Mas Sumatri terlebih dahulu menjalani screening dan pemeriksaan tekanan darah.

Setelah divaksin, Bupati Mas Sumatri mengatakan pentingnya vaksinasi Covid-19. “Vaksinasi justru dapat menjadi langkah tepat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Vaksinasi akan membuat tubuh seseorang mengenali bakteri atau virus penyebab penyakit tertentu,” ujar Mas Sumatri.

Mas Sumatri menambahkan, meskipun telah melakukan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan (prokes)  tetap harus dilakukan. “Baru saja saya bersama anggota Forkopimda melakukan vaksinasi. Nantinya akan dilanjutkan kepada tenaga kesehatan dan tahap III kepada kelompok masyarakat umur 18-59 tahun sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah,” terangnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama mengatakan,  sebanyak 4.400 vial vaksin untuk Karangasem sudah tiba di Gudang Farmasi Kabupaten Karangasem  pada 25 Januari pukul 15.00 Wita dikawal personel TNI/Polri.  “Hari ini pencanangan vaksinasi dimulai dari Forkopimda dan tokoh masyarakat. Vaksin kemudian akan didistribusikan ke 15 fasilisitas pelayanan kesehatan yaitu 12 Puskesmas, dua rumah sakit dan sebuah KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Padangbai. Untuk tingkat fasilitas pelayanan kesehatan pada Rabu (27/1)  ini dimulai serentak. Tahap I vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang berjumlah 2.211 vial,” ungkapnya.

Dijelaskannya, selesai tahap I akan dilanjutkan tahap II yang diberikan kepada pelayanan publik yaitu TNI/Polri, Satpol PP dan petugas yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tahap III untuk  kelompok masyarakat umur 18-59 tahun yang sehat berdasarkan NIK yang tertera di Disdukcapil dan akan mendapatkan SMS atau diinformasikan oleh Babinkamtibmas.

“Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya dalam memutus mata rantai Covid-19 dan  vaksin yang diberikan semuanya sama yaitu jenis Sinovac yang sudah diedarkan di seluruh Indonesia. Jangan takut divaksin, karena pelaksanaan dan pengawasannya ketat. Setelah divaksin akan diobservasi 30 menit, diberi kartu elektronik yang berisikan nomor handphone petugas dan tanggal kedatangan kembali, karena vaksinasi dilakukan dua kali yaitu 14 hari setelah vaksinasi pertama,”  pungkasnya. adv

BAGIKAN