Uwika Siapkan Beasiswa bagi Putra/Putri Daerah

Koordinator Pusat Media dan Komunikasi Uwika, Rio Oktora Nanda Putra (kanan) didampingi Kepala Lembaga Terpadu Media dan Kerjasama Uwika, Leonardus SBW di Denpasar.
Denpasar (Bisnis Bali) – Bali menjadi daerah pertama yang dituju oleh Universitas Widya Kartika (Uwika) Surabaya guna memperkenalkan program beasiswa yang akan diberikan kepada putra/putri daerah di seluruh Indonesia. Melalui University Social Responsibility, Uwika menyiapkan sebanyak 50 kuota beasiswa secara nasional untuk tahun ajaran baru mendatang.

Koordinator Pusat Media dan Komunikasi Uwika, Rio Oktora Nanda Putra didampingi Kepala Lembaga Terpadu Media dan Kerjasama Uwika, Leonardus SBW mengatakan program pembinaan melalui penyediaan beasiswa ini sejalan dengan visi misi Presiden Joko Widodo, yakni mencetak para milenial yang unggul demi tercapainya Indonesia maju. “Dari kuota 50 calon penerima beasiswa itu, setidaknya tiap daerah ada satu penerima. Harus tepat sasaran, hanya putra/putri daerah yang berkompeten, bertanggung jawab dan berintegritas yang berhak mendapatkan keunggulan ini” kata Rio di Denpasar, Sabtu (28/12).

Guna menyukseskan program ini, Uwika akan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dan sektor swasta. Rio mencontohkan Kabupaten Kepulauan Mentawai (Sumatra Barat) adalah satu-satunya daerah yang sudah bersinergi dengan Uwika untuk mendidik putra/putri daerah setempat agar dapat menjadi pribadi yang berkarakter dan siap untuk membangun dan memberikan sumbangsih terbaiknya bagi “Tanah Sikerei’” (sebutan bagi Kabupaten Kepulauan Mentawai). “Kami berharap kerjasama ini juga dapat dijalankan bersama pemda di Bali. Selain beasiswa, kami juga menyiapkan beberapa event yang akan diluncurkan pada awal tahun 2020 nanti,” imbuhnya.

Setelah Bali, pengenalan program beasiswa akan dilanjutkan ke Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Kampus yang berdiri tahun 1986 ini, kini memiliki tiga fakultas, yaitu Teknik, Ekonomi serta Bahasa dan Sastra. Fakultas Teknik dan Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin merupakan unggulan karena paling banyak peminat. Disinggung perihal serapan lulusan di dunia kerja, Rio mengatakan para lulusan Uwika tidak ada yang menganggur. Bahkan, sebelum lulus kuliah pun sudah ada yang bekerja. “100 persen lulusan Uwika langsung bekerja. Pasalnya, saat melakukan magang di perusahaan atau instansi, mahasiswa bersangkutan langsung mendapat tawaran kerja,” sebutnya. (•dar)
BAGIKAN