Usulan Ketua DPRD Karangasem Gede Dana Sejak 2018, Pembangunan SMAN 1 Abang Direalisasikan Gubernur  

Pembangunan SMAN 1 Abang, Karangasem, berlokasi di Desa Tista Kecamatan Abang, direalisasikan tahun ini.

PEMBANGUNAN - Ketua DPRD Karangasem Gede Dana (kiri)  mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan SMAN 1 Abang,  Karangasem.        

Amlapura (bisnisbali.com) –Pembangunan SMAN 1 Abang, Karangasem, berlokasi di Desa Tista Kecamatan Abang, direalisasikan tahun ini. Pembangun ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Bali, Dr. Ir.  Wayan Koster didampingi Wagub  Dr. Ir. Cokorda Oka Ardana Sukawati dan Ketua DPRD Karangasem Gede Dana, S.Pd. M.Si., serta  Wabup Karangasem Dr. Wayan Arta Dipa, S.H., M.H.  Sabtu (8/8).

Gubernur Koster mengatakan, pembangunan SMAN 1 Abang yang sudah sangat lama didambakan masyarakat Kecamatan Abang dan Karangasem umumnya,  merupakan usulan Gede Dana sejak 2018.

Gubernur Koster mengatakan, setidaknya ada dua usulan pembangunan sekolah baru yang disampaikan Gede Dana. Selain SMAN 1 Abang, juga sekolah baru  di Kecamatan Kubu. SMKN Kubu, juga mulai dibangun tahun ini dan kini sudah dalam proses. ‘’Pembangunan sekolah baru itu merupakan prioritas pertama.  Apalagi sudah sekitar 10 tahun belum ada lagi pembangunan SMAN/SMKN baru. Saya sebagai anggota DPR RI tiga periode yang mengurusi pendidikan di seluruh NKRI, malu rasanya di daerah sendiri, tiap tahun penerimaan siswa baru, anak-anak dan orangtua mengeluh karena kesulitan mencari sekolah yang didambakan. Karena itu, pembangunan fasilitas pendidikan menjadi prioritas diwujudkan,’’ paparnya.

Namun, kata Koster, baru tahun ini bisa dimulai pembangunannya.  Karena sudah mendesak di Kecamatan Abang dibangun SMA Negeri, sesuai aspirasi masyarakat Kecamatan Abang dan sekitarnya. Di wilayah kecamatan dengan pendukung lima SMPN itu, belum ada SMAN. Yang ada baru satu SMKN.  ‘’Kebetulan ada tanah Pemprov Bali yang dipakai, sehingga tidak perlu  melalui pembebasan lahan. Dan lebih cepat bisa diwujudkan.  Saya harapkan masyarakat di sekitarnya mendukung pembangunan sekolah ini, karena ini untuk kepentingan pendidikan anak-anak kita,’’ tegas Koster.

Gubernur Koster mengatakan, pembangunan sekolah, sebagai salah satu realisasi Visi Nangun Sat Kertih Loka Bali itu Gubernru Bali itu. Selain pembangunan sekolah baru di Karangasem juga ada pembangunan lainnya. Namun, nantinya dibangun secara bertahap, karena masih ada keterbatasan anggaran, karena anggaran banyak dialihkan untuk penanganan wabah Covid-19.

Ketua DPRD Karangasem, Gede Dana mengatakan, pihaknya sudah cukup lama yakni tahun 2018 mengusulkan pembangunan SMAN di Abang.  Hal itu, sudah menjadi dambaan atau aspirasi masyarakat. Sebab, selama ini,  lulusan SMP di Abang, cukup kesulitan bersekolah  bagi yang menginginkan melanjutkan ke SMAN, karena di Abang belum ada SMAN. Tiap tahun pelajaran baru, orangtua anak lulusan SMP kerap mengeluh karena harus  berebut mendaftarkan anaknya ke SMAN di luar Kecamatan Abang. Apalagi, untuk Kecamatan Abang, SMAN ada di Kota Amlapura atau di Kecamatan Kubu, yang jaraknya cukup jauh. Sehingga lulusan SMPN Abang, tidak mendapatkan zona. Anak-anak lulusan SMP di Abang, ada yang harus mohon bisa diterima di SMAN 1 Bebandem atau pun di SMAN 1 dan SMAN 2 Amlapura. Ada juga harus sekolah di SMAN 1 Kubu. ‘’Dengan terbangunnya SMAN 1 Abang,  dan sudah mulai menerima siswa baru, tentunya kita harapkan anak-anak lulusan di SMP Abang akan lebih tertarik, semangat melanjutkan ke SMA/SMK, karena sudah ada sekolah yang dekat dengan rumahnya. Sehingga biaya yang harus dikeluarkan orangtuanya lebih kecil,’’ paparnya.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali melaporkan di depan puluhan para perbekel, klian desa, bandesa adat tokoh masyarakat dan pihak terkait kependidikan menyampaikan,  lahan yang disediakan untuk pembangunan gedung SMAN 1 Abang itu seluas 1,4 hektar. Gedung sekolah dibangun secara bertahap, dengan tahap pertama tahun 2020 berupa dua unit gedung berlantai tiga total terdiri dari 18 ruang kelas. Juga dibangun ruang guru, ruang administrasi dan ruang kepala sekolah. Tahun berikutnya bakal dilanjutkan, sampai ada total 27 unit bangunan. ‘’Anggaran yang disediakan Rp 12 miliar tahun ini, tetapi rekanan bisa membangun dengan nilai penawaran Rp 10,2 miliar. Pembangunan tahap pertama gedung SMAN 1 Abang ini, diharapkan tuntas 17 Desember 2020,’’ tandasnya.

Perbekel Desa Tista, Ketut Selamet Ariyasa  menyampaikan, terimakasih kepada  Gubernur Bali, Ketua DPRD Karangasem dan pihak terkait lainnya yang sudah mendengarkan dan mewujudkan pembangunan SMAN 1 Abang. Diharapkan dengan adanya SMAN 1 itu, pendidikan masyarakat khususnya di Tista meningkat, sehingga kesejahteraan masyarakatnya pun lebih cepat meningkat lagi. ‘’Ke depan kami yakin ada dampaknya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat kami. Kami mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih,’’ tandas Selamet Ariyasa.  *adv

BAGIKAN