Transplantasi Terumbu Karang, Wujud Ekonomi Biru Berkelanjutan

Ekonomi biru menopang pertumbuhan ekonomi secara global di sektor perikanan dan kelautan.

TRANSPLANTASI - Menko Marves Luhut B. Pandjaitan (kiri) saat melakukan transplantasi terumbu karang di Pantai Nusa Dua.

Denpasar (bisnisbali.com) – Ekonomi biru menopang pertumbuhan ekonomi secara global di sektor perikanan dan kelautan. Kendati pandemi Covid-19 hingga kini masih terjadi, pemerintah tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, salah satunya di Bali.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan saat melakukan transplantasi terumbu karang di Pantai Nusa Dua, Badung, bar-baru ini mengatakan, program restorasi terumbu karang selain membawa manfaat positif bagi lingkungan juga memberikan manfaat bagi masyarakat Bali yang terdampak pandemi terutama yang tinggal di kawasan pesisir.

Luhut menyatakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menjadi salah satu cara mendukung implementasi ekonomi biru di Indonesia. “Dalam konsep ekonomi biru laut menjadi sumber kesejahteraan yang utama bagi masyarakat,” katanya saat mempromosikan program PEN melalui kegiatan padat karya restorasi terumbu karang yang dilakukan oleh pemerintah.

Program padat karya terumbu karang, sambungnya, telah mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi lebih dari  10.171 orang yang terdampak Covid-19, terutama masyarakat yang sebelumnya bekerja di sektor pariwisata dan kelautan. “Program ini berjalan selama empat bulan sejak Oktober 2020 hingga Januari 2021 yang dibiayai dengan APBN sebesar Rp 111,2 miliar dan area yang direstorasi mencapai  74,3 hektar,” ujarnya.

Selain duta besar negara-negara mitra Indonesia, kegiatan ini juga diikuti oleh warga sekitar dan pegiat lingkungan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Seperti diketahui, ekonomi biru merupakan sebuah konsep pengembangan ekonomi dunia dengan prinsip berkelanjutan yang didorong untuk terus diaplikasikan pada sektor perikanan dan kelautan di seluruh dunia. Dorongan itu menjadi bentuk perhatian dunia dalam upaya penyelamatan ekosistem laut yang saat ini semakin mendapat ancaman karena berbagai faktor. *dik

BAGIKAN