Transaksi Nontunai Naik, BI Bali Catat Jumlah ”Merchant” Meningkat 73 Persen

Bank Indonesia (BI) mengimbau agar masyarakat beralih menggunakan transaksi nontunai seperti uang elektronik, mobile banking, internet banking hingga QRIS untuk mencegah penyebaran covid-19.

Denpasar (bisnisbali.com) –Bank Indonesia (BI) mengimbau agar masyarakat beralih menggunakan transaksi nontunai seperti uang elektronik, mobile banking, internet banking hingga QRIS untuk mencegah penyebaran covid-19. Hasilnya di Bali dari Januari hingga 4 April 2020, transaksi nontunai mengalami peningkatan bahkan jumlah merchant QRIS meningkat 73 persen.

“Jumlah merchant QRIS di Bali tercatat 77.396 usaha. Dengan jumlah tersebut Bali menduduki urutan atau ranking ke-9 dari 34 provinsi,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Bali, Trisno Nugroho di Renon, Selasa (7/4) .

Trisno menjelaskan peningkatan jumlah merchant QRIS di Bali ini di atas rata-rara peningkatan nasional yang tercatat 35 persen dan merupakan peningkatan terbesar ke-3 setelah Kalimantan Utara dan Sumatera Barat. Kendati demikian ia berharap agar transaksi nontunai di Pulau Dewata terus ditingkatkan dan selalu melakukan terus edukasi, komunikasi dan ajarkan kepada masyarakat baik yang sudah maupun baru untuk terus menggunakan transaksi nontunai.

“Transaksi nontunai itu mudah, aman dan praktis,” ujarnya.
Ia pun menilai peningkatan transaksi nontunai selama covid-19 selaras dengan makin banyaknya masyarakat yang berbelanja menggunakan berbagai aplikasi nontunai.Terlebih dalam masa saat ini, orang diminta stay at home, work from home maka masyarakat didorong untuk menggunakan nontunai.
“Semoga ini bisa terus ditingkatkan mengingat belum bisa menjangkau masyarakat yang jauh dari kota-kota besar,” ungkapnya.

Ia pun menilai masih perlu waktu menuju daerah yang yang sepenuhnya menggunakan transaksi nontunai, walaupun dengn kondisi covid-19 saat ini yang sedikit memaksa untuk menggunakan nontunai untuk berbelanja.
“Saat ini edukasi kepada masyarakat, kebiasaan selama ini menggunakan uang kartal harus mencoba menggunakan nontunai,” tegasnya.*dik

BAGIKAN