TPA Temesi Gianyar Amankan Pasokan Pupuk Organik

Sesuai imbauan Pemerintah Kabupaten Gianyar, masyarakat diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian organik.

KOMPOS -  Pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos di TPA Temesi.  

Gianyar (bisnisbali.com) –Sesuai imbauan Pemerintah Kabupaten Gianyar, masyarakat diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian organik. Manager Yayasan Pemilahan Sampah (YPS) Temesi, Wayan Cakra, Selasa (4/8) mengatakan TPA Temesi siap mendukung program Pemkab Gianyar untuk mengoptimalkan produksi pupuk kompos guna mengamankan pasokan pupuk organik.

Diungkapkannya, YPS Temesi siap melayani pembelian pupuk kompos secara perorangan dalam pengembangan pertanian organik di pekarangan rumah masyarakat. Dalam masa pandemi Covid-19 ini pupuk kompos di TPA Temesi banyak dibeli perorangan.

Ia menjelaskan selama ini YPS Temesi banyak melayani pembelian pupuk kompos dari desa adat, perusahaan, akomodasi seperti vila, dan hotel untuk pengembangan pertanian organik. Hanya saja belakangan ini ketika Pemkab Gianyar menggalakan program ketahanan pangan, Pupuk Temesi Asri di TPA Temesi, Gianyar banyak dibeli konsumen baru yaitu masyarakat perorangan.

Cakra memaparkan ke depan jika Pemkab Gianyar ingin betul-betul mengoptimalkan pertanian organik mesti menganggarkan dana APBD untuk pembelian pupuk kompos di TPA Temesi. Selanjutnya, Pemkab Gianyar bisa menyalurkan pupuk kompos gratis kepada masyarakat Gianyar.

Menurutnya, pupuk kompos gratis ini diyakinkan akan merangsang masyarakat semakin optimal mengembangkan pertanian organik di pekarangan rumah. ’’Dengan pengganggaran dana pupuk organik dari Pemkab Gianyar akan membantu TPA Temesi dalam menutupi biaya operasional pengolahan pupuk kompos,” ucapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar, Wayan Kujus Pawitra membenarkan banyak pemesanan pupuk organik karena masyarakat banyak mengembangan pertanian organik (urban farming).  Pada pandemi Covid-19, masyarakat banyak memanfaatkan pekarangan rumah untuk mengembangkan jenis tanaman sayur-sayuran.

Pengembangan urban farming tentu mendukung program Pemkab Gianyar dalam meningkatkan ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19 maupun dalam masa tatanan kehidupan normal baru.

Wayan Kujus Pawitra meyakinkan pupuk kompos yang disediakan di TPA Temesi ini sudah memenuhi standar dan memenuhi baku mutu organik. Dalam pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik, telah didukung dengan alat yang memadai.  “Masyarakat diharapkan secara kontinyu memanfaatkan produksi pupuk kompos di TPA Temesi  dalam pengembangan pertanian organik,” tambahnya. *kup

BAGIKAN