TMMD Ke-108,  TNI Buka Akses Jalan Desa Buahan Kaja dan Desa Kerta

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 tahun 2020 pelaksanaan bertempat di Wilayah Gianyar,

Gianyar (bisnisbali.com) –Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 tahun 2020 pelaksanaan bertempat di Wilayah Gianyar, Dandim 1616/Gianyar Letkol Inf Frandi Siboro selaku Dansatgas TMMD ke-108 saat temu media di Aula Makodim 1616/Gianyar, Rabu (17/6) mengatakan kegiatan TMMD ini TNI akan membuka akses jalan di Desa Buahan Kaja dan Desa Kerta Kecamatan Payangan, Gianyar.

Diungkapkannya, sasaran fisik TMMD ke-108  berupa pembukaan jalan sepanjang 2.359 meter termasuk pembuatan jembatan penghubung yang selama ini membatasi akses ke Desa Buahan Kaja dan Desa Kerta. Kegiatan ini terutama dalam upaya peningkatan perekonomian, pariwisata maupun kegiatan keagamaan masyarakat, termasuk akses pendidikan yang digunakan oleh anak-anak untuk ke sekolah.

Frandi Siboro menjelaskan TMMD ke-108 juga dilaksanakan kegiatan nonfisik berupa berbagai kegiatan sosialisasi. Ini sebagai upaya pembinaan sumber daya manusia yang disesuaikan situasi dan kondisi daerah tersebut. Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G. menyampaikan, untuk wilayah Kodam IX/Udayana lokasi sasaran TMMD ke-108 Tahun 2020 ini digelar di tiga provinsi yaitu NTT dilaksanakan di Kodim 1602/Ende dan Kodim 1604/Kupang, selanjutnya NTB di Kodim 1628/Sumbawa Barat dan Provinsi Bali di Kodim 1616/Gianyar.

Terkait program TMMD yang dalam pelaksanaannya dibagi menjadi dua kegiatan yaitu pada kegiatan fisik dimaksudkan dan tidak terlepas dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, kegiatan non fisik pada intinya sebagai upaya meningkatkan semangat kebangsaan sebagai bagian dari NKRI. Kapendam berharap media berperan besar dalam mempublikasikan kegiatan TMMD yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini terutama pengaruhnya dalam memberikan wawasan kepada masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini juga, diharapkan sinergitas antara media dengan stakeholder lainnya dapat terwujud lebih erat lagi. “Dengan situasi Covid-19, setiap kegiatan yang dilaksanakan agar selalu memperhatikan dan berpedoman pada protokol kesehatan,” tambah Kapendam.*kup

BAGIKAN