Tirta Empul Dibuka 24 Jam, Pengelola Minta Perhatikan Prokes

Bandesa Adat Manukaya Let, bahwa objek wisata dan pangelukatan sudah dibuka selama 24 jam.

PANTAU - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Gianyar memantau persiapan akhir Desa Adat Manukaya Let melaksanakan penerapan new normal di Pura Tirta Empul.

Gianyar (bisnisbali.com) –Bandesa Adat Manukaya Let, bahwa objek wisata dan pangelukatan sudah dibuka selama 24 jam. I Made Mawi Arnata, selaku bandesa, Sabtu (4/7)  mengatakan pengunjung dan pamedek yang akan melakukan malukat ke Pura Tirta Empul Manukaya Desa Manukaya, Tampaksiring, Gianyar wajib mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Dijelaskan, pengunjung wajib tetap menjaga jarak, memakai masker hingga cek suhu tubuh. Pengunjung atau pamedek akan dibagikan kalung mulai dari parkir depan. Mereka akan dibagi menjadi beberepa kelompok, dan paling banyak satu kelompok tiga puluh orang.

“Kalung khusus yang akan dibagikan dalam warna berbeda, sehingga saat rombongan keluar dan masuk menjadi lebih jelas,” katanya.

Ia menjelaskan desa adat juga memberlakukan limit waktu tertentu yang disepakati untuk setiap group yang masuk ke Pura Tirta Empul. Desa adat setempat juga menempatkan petugas untuk membatasi dan mengawasi pamedek atau pengunjung.

Made Mawi Arnata menyampaikan Pura Tirta Empul buka setiap hari selama 24 jam. Para pengunjung atau pamedek bisa memilih waktu yang disesuaikan agar tidak membludak.

Ditegaskan, untuk waktu atau hari tertentu pengunjung atau pamedek akan diberi nomor antrean dan dibatasi hanya 25-30 orang dalam 1 putaran. “Dipastikan tidak ada yang berdesakan saat mengantre, seluruh protokol kesehatan dipastikan diterapkan,” ucapnya. Mawi Arnata menambahkan setiap hari adalah waktu yang baik untuk melukat. “Warga dan pengunjung yang ingin melukat bisa datang kapan saja, tidak mesti saat banyupinaruh,” jelasnya. *kup

BAGIKAN