Tingkatkan Integritas SDM BPR melalui Kegiatan Sosial

Di tengah ketatnya persaingan antar lembaga jasa keuangan (LJK), insan bank perkreditan rakyat (BPR) dituntut untuk meningkatkan kualitas dan integritas sumber daya manusia (SDM) BPR.

SOSIAL - Kegiatan sosial seperti donor darah menjadi ajang efektif mendekatkan BPR kepada masyarakat.

Gianyar (bisnisbali.com)-Di tengah ketatnya persaingan antar lembaga jasa keuangan (LJK), insan bank perkreditan rakyat (BPR) dituntut untuk meningkatkan kualitas dan integritas sumber daya manusia (SDM) BPR. Dewan Penasehat Sri Partha Group, Wayan Gathamengatakan BPR bisa mendorong peningkatan integritas SDM BPR melalui kegiatan sosial.

Salah satunya melalui kegiatan donor darah, SDM BPR dilatih secara tulus iklas membantu masyarakat melalui darah yang mereka sumbangkan Dalam praktik perbankan, SDM BPR dituntut memiliki sifat jujur dan tulus iklas melaksanakan operasinal perbankan.

Ia menjelaskan seluruh SDM teus
ditanamkan jiwa kejujuran. Sifat jujur akan semakin kuat dengan mengikuti kegiatan aksi sosial. Kegiatan donor darah melatih SDM BPR memiliki integritas tinggi. Ini prilaku positif untuk masyarakat dari sisi kemanusiaan.

Wayan Gatha meyakinkan kalau sudah tertanam prilaku jujur dan iklas selanjutnya BPR wajib memberikan liki SOP kerja yang baik. Ini meyakinkan SDM BPR bisa bekerja secara nyaman dan disiplin. Komisaris BPR Gangga, Nyoman Dhasmiartha mengatakan BPR mesti rutin mencanangkan kegiatan sosial seperti bersih-bersih pantai, donor darah dan aksi sosial lainnya.

Untuk bisa tumbuh dan berkembang, Bank perkreditan rakyat (BPR) wajib mendekatkan diri dengan masyarakat termasuk dengan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) antara lain melalui kegiatan sosial.

Senada dikatakan Direktur Utama BPR Gangga, Ni Made Dwi Aryawati mengatakan upaya mendekatkan BPR ke masyarakat bisa dilakukan melalui kegiatan sosial sebagai bagian kegiatan edukasi dan literasi keuangan.

Ia mencontohkan, BPR Gangga bersama  Sri Partha Group menyenggarakan kegiatan donor darah untuk  mendekatkan BPR dengan masyarakat. Kegiatan sosial ini melibatkan karyawan, nasabah dan masyarakat di lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan donor darah juga bisa diselingi dengan kegiatan edukasi dan literasi keuangan. Banyak masyarakat yang masih belum mengenal BPR.

Made Dwi Aryawati menyampaikan melalui kegiatan sosial bisa mendekatkan BPR dengan masyarakat. Selain mengenalkan produk-produk layanan BPR dalam kegiatan sosial tersebut, masyarakat diharapkan bisa semakin memahami BPR adalah bank. *kup

BAGIKAN