Tim Tanggap COVID-19 Dibentuk, Bali Optimis Mampu Bangkit dengan Cepat

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bali menilai kejadian covid-19 atau virus corona harus diatasi bersama baik pemerintah provinsi, kabupetan dan instansi terkait.

Denpasar (bisnisbali.com) –Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bali menilai kejadian covid-19 atau virus corona harus diatasi bersama baik pemerintah provinsi, kabupetan dan instansi terkait. Bank sentral juga optimis Bali mampu bangkit dari krisis dengan cepat.

Kepala KPw BI Bali Trisno Nugroho di Renon, menyampaikan, covid-19 memang menimbulkan kekhawatiran. Tetapi, shock external terhadap industri pariwisata Bali bukan pertama kalinya terjadi. Bali terbukti berkali-kali mampu bangkit dari kondisi krisis dengan cepat.

“Saat ini, perlu sinergitas langkah dan aksi cepat dalam meminimalisasi dampak virus corona terhadap perekonomian sekaligus melindungi masyarakat Bali,” ujarnya.

Sebagai benchmarking, pemerintah provinsi lainnya telah membentuk Tim Tanggap Covid-19, pembentukan call centre, SOP penanganan covid-19 dan imbauan untuk tidak melakukan panic buying. Oleh karenanya, bank sentral merekomendasikan strategi jangka pendek dalam menghadapi covid-19 outbreak, yaitu mendorong percepatan implementasi kebijakan stimulus pariwisata Bali, Pembentukan Tim Tanggap Covid-19, pembentukan central for diseases control and prevention/crisis centre & menyusun protokol kesehatan.

Meminimalkan kontraksi pertumbuhan 2020 melalui akselerasi konsumsi pemerintah atau percepatan realisasi rencana pembangunan proyek-proyek pemerintah Bali. Sementara dalam jangka panjang, kata Trisno, perlu adanya Tourism Crisis Management Framework yang meliputi strategi dan langkah aksi dari fase pre-event hingga resolution.

“Saya yakin, dengan sinergi dari semua pihak, upaya kita dalam mewujudkan pertumbuhan pariwisata Bali yang berkesinambungan akan terlaksana dengan baik,” paparnya. *dik

BAGIKAN