Terkait Virus Corona, Kunjungan Wisatawan ke DTW Tabanan masih Normal

Meluasnya penyebaran virus corona belum berpengaruh pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok ke objek wisata di Kabupaten Tabanan saat ini.

Tabanan (bisnisbali.com) –Meluasnya penyebaran virus corona belum berpengaruh pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok ke objek wisata di Kabupaten Tabanan saat ini.

Sebaliknya, angka kunjungan wisman dari Negara Tirai Bambu ini justru melonjak seiring momen libur Imlek.

Menurut Manajer Operasional daya tarik wisata (DTW) Tanah Lot, Toya Adnyana, di Tabanan, Senin (27/1) mengungkapkan, saat ini untuk antisipasi virus corona di kawasan DTW Tanah Lot belum ada perlakukan khusus. Sebab, meski menjadi salah satu tujuan wisata bagi wisman Tiongkok, hingga kini pihaknya tidak ada info dari dinas terkait menyangkut SOP pencegahan atau antisipasi penyebaran virus corona, sehingga tiap wisman yang datang ke kawasan Tanah Lot diterima begitu saja.

“Selain itu, jika nanti ada prosedur terkait antisipasi terkait virus corona, kami sendiri merasa kesulitan untuk melakukan hal tersebut di lapangan,” tuturnya.

Di sisi lain sambungnya, terkait tingkat kunjungan wisman dari Tiongkok ke DTW Tanah Lot masih normal, bahkan jika dilihat secara global tingkat kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot ada tren menunjukkan peningkatan dari biasanya pada momen libur Imlek. Yakni, menyentuh di atas 10 ribu orang per hari.

“Seminggu terakhir untuk tingkat kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot, tercatat untukĀ  kunjungan domestik 33.017 orang dan mancanegara 33.774 orang,” paparnya.

Sementara itu, Manager DTW Ulun Danu Beratan, I Wayan Mustika mengungkapkan, pascamerebaknya virus corona memang sempat menurunkan angka kunjungan wisman dari Tiongkok, namun sekarang ini kondisi kunjungan wisman asal Tirai Bambu ini sudah kembali normal. Akuinya, meski kembali normal, tingkat kunjungan wisman dari Tiongkok yang biasanya mendominasi, kini kondisinya tergeser dengan kunjungan wisman asal India yang mendominasi kedatangan ke DTW Ulun Danu Beratan.

Tambahnya, terkait antisipasi virus corona, pihaknya tidak menerapkan antisipasi khusus. Sebab, antisipasi sepenuhnya sudah ditangani oleh pemerintah daerah, khususnya di tingkat pengecekan di Bandara Ngurah Rai untuk antisipasi.

“Meski tidak berlakukan antisipasi khusus, tapi kami di sini tetap waspada terhadap serangan virus corona,” tegasnya .*man

BAGIKAN