Terkait SP 2020, Suwirta Harap Data BPS dan Disdukcapil   ’’Balance’’

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra membuka Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP 2020) di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung,

HADIRI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020.

Semarapura (bisnisbali.com) –Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra membuka Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP 2020) di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Senin (10/2). Turut hadir dalam acara tersebut seluruh Kepala OPD di jajaran Pemkab Klungkung, instansi vertikal, BUMD, BUMN, organisasi kemasyarakatan, Yowana Gema Santi, Jegeg – Bagus dan perusahaan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Klungkung, Ir. A.A.A. Raka Suarningsih dalam laporannya mengatakan, tantangan terbesar dalam pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) di era milenial adalah mobilitas penduduk dan perubahan perilaku masyarakat yang mengakibatkan sulitnya melakukan pencacahan penduduk secara langsung. Oleh karena itu, BPS melakukan inovasi dan pembaruan metode pada pelaksanaan SP 2020 dibandingkan sensus penduduk sebelumnya.

Lebih lanjut dikatakan, SP 2020 merupakan penyelenggaraan kegiatan pencacahan lengkap seluruh penduduk Indonesia yang ketujuh kalinya, sejak tahun 1961. SP 2020 akan memanfaatkan data administrasi kependudukan (adminduk) sebagai data dasar untuk pencacahan penduduk secara lengkap. Selain itu, SP 2020 juga akan memanfaatkan berbagai moda pengumpulan data yang menggunakan teknologi informasi terkini, di samping dengan menggunakan metode wawancara.

“Untuk keberhasilan pelaksanaan SP 2020 sangat dibutuhkan keterlibatan pihak eksternal BPS dari tingkat pusat hingga daerah, dan kunci sukses penyelenggaraan SP adalah koordinasi intensif dengan tiap Kementerian/Lembaga dan Organisasi Perangkat Daerah, serta jajaran Pemerintahan pusat dan daerah. Maka sangat perlu dilaksanakan rapat koordinasi dan konsolidasi untuk menjamin keterlibatannya dalam pelaksanaan SP 2020,” ujar Raka Suarningsih.

Pihaknya menambahkan, tujuan pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi SP 2020 di tingkat kabupaten yakni untuk membangun koordinasi dan kerjasama dengan seluruh jajaran pemerintah daerah, menyebarluaskan informasi tentang SP 2020 dan tahapan kegiatannya serta memobilisasi imbauan untuk berpartisipasi dalam SP online dan bekerjasama dalam SP wawancara.

Sementara Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dalam sambutanya berharap SP di tahun 2020 ini berjalan maksimal sesuai harapan bersama dengan kesesuaian data kependudukan di lapangan. “Dengan adanya koordinasi dan konsolidasi SP tahun 2020 saya harapkan penduduk terdata secara valid dan balance antara data BPS dan Disdukcapil, sehingga tidak muncul data dengan versinya masing-masing,” ujar Bupati Suwirta.

Dirinya juga mengharapkan para ASN harus mendukung penuh terkait data kependudukan dengan memberikan data sebenarnya serta membagikan aplikasi pensensusan sehingga masyarakat mudah dalam mengetahui informasi dari BPS. “Kalau data tidak benar, maka tidak akan bisa kerja secara maksimal,” tegasnya. *dar

BAGIKAN