Terkait PPKM, Jam Operasional Pasar Tradisional Segera Diatur

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) khususnya untuk wilayah Denpasar dan Badung akan segera dilakukan.

PASAR – Aktivitas pasar tradisional di Denpasar.

Denpasar (bisnisbali.com) –Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) khususnya untuk wilayah Denpasar dan Badung akan segera dilakukan. Terkait hal tersebut, sejumlah persiapan dilakukan di Kota Denpasar. Salah satunya, menyiapkan aturan mengenai jam operasional pasar tradisional.

Dirut Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar Ida Bagus Kompyang Wiranta, Jumat (8/1) kemarin mengatakan, pengaturan jam operasional pasar masih dalam pembahasan. Termasuk kapasitas baik pengunjung ataupun pedagang pasar yang teknis selanjutnya juga masih dalam pembahasan. “Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak eksekutif di Kota Denpasar yang sepakat akan mengatur jam operasional pasar. Namun untuk jam berapa, belum diputuskan,” ungkapnya.

Untuk mengatur jam operasional dan kapasitas di pasar rakyat, lanjut Gus Kowi, panggilan akrabnya, disesuaikan pula dengan letak geografis dan situasi pasar rakyat yang dimaksud. Di Denpasar ada sejumlah pasar yang beroperasional 24 jam atau buka khusus di malam hari. Seperti Pasar Kumbasari, Pasar Ikan Gunung Agung, Pasar Cokroaminoto dan beberapa pasar lainnya.

Dikatakannya, dalam surat Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 menyatakan untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok tetap dapat beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Berbeda halnya dengan pasar modern yang jam operasional terbatas hingga pukul 19.00 Wita. “Kami berharap memang pasar rakyat mendapat pengecualian, namun tetap mengatur jam operasional dan kapaitas masyarakat di dalam pasar,” ujarnya.

Terkait protokol kesehatan (prokes) dan penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencucu tangan), dia memastikan, hal itu sudah dilakukan dan akan terus diperketat. Pihaknya juga mengaku ada penambahan fasilitas prokes seperti tempat cuci tangan di beberapa pasar. *wid

BAGIKAN