Terapkan PMK, BPR Bantu Subsidi Bunga UMKM

Untuk pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Wakil Ketua DPD Perbarindo Bali, IDGM.

Denpasar (bisnisbali.com) –Untuk pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Wakil Ketua DPD Perbarindo Bali, IDGM. Darmawijaya, Kamis (16/7) mengatakan akan menerapkan PP 23 dan  PMK guna membantu subsidi bunga bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Darmawijaya yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Perbarindo Bali menyampaikan BPR wajib mengajukan ke pemerintah terkait subsidi bunga bagi UMKM. Untuk pengajuan ini BPR wajib mengisi aplikasi yang akan disiapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). ” Dalam aplikasi tersebut, BPR wajib mengisi nama-nama debitur yang berhak untuk mendapat subsidi,” ucapnya.

Direktur Utama BPR Sari Jaya Sedana ini menjelaskan BPR wajib untuk melaksanakan ketentuan Pasal 20 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Ini dalam rangka mendukung kebijakan keuangan negara untuk penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/ atau stabilitas sistem keuangan serta penyelamatan ekonomi nasional.

Darmawijaya melihat pemerintah juga mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65 /PMK.05/2020 tentang tata cara pemberian subsidi bunga atau subsidi margin. Ini untuk kredit atau pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah dalam rangka mendukung pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional. *kup

UMKM-BPR bantu tumbuhnya sektor UMKM.

BAGIKAN