Target 7 Juta Wisman 2019 untuk Bali Sulit Tercapai

Pemerintah pusat melalui kementerian pariwisata menargetkan Bali berkontribusi 7 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia 2019.

WISATAWAN - Wisatawan berkualitas yang berlibur ke Bali.

Denpasar (bisnisbali.com)-Pemerintah pusat melalui kementerian pariwisata menargetkan Bali berkontribusi 7 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia 2019. Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa Jumat (13/12) mengatakan target 7 juta wisman ke Bali 2019 masih sangat sulit tercapai sampai akhir Desember ini.

Diungkapkannya, target 7 juta wisman ke Bali 2019 sulit tercapai karena keterbatasan daya tampung Bandara I Gusti Ngurah Rai. Bandara internasional di Bali ini maksimum menampung 20.000 wisatawan per hari.

Hanya saja, keterbatasan akses di Bandara Ngurah Rai, sektor pariwisata Bali belum bisa memaksimumkan kapasitas daya tampung bandara. “Pariwisata memiliki daya tampung terbatas sehingga pencapaian pariwisata Bali tidak sepenuhnya bisa berpatokan kuantitas kedatangan wisman ke Bali,” ucapnya.

Menurutnya, Diparda Bali sudah mengkalkulasi kedatangan wisman ke Bali 2019 diprediksi maksimum 6,3 juta wisman. Sampai Oktober 2019 kunjungan wisman ke Bali mencapai 5,2 juta wisman. “Sisa target kunjungan 6,3 juta wisman akan dicapai November dan Desember,” jelasnya.

Presiden Jokowi sudah memprogramkan pengembangan pariwisata Indonesia mengarah pada quality tourism. Pariwisata Bali berkontribusi kedatangan wisman ke Indonesia tidak lagi hanya mengacu pada kuantitas kedatangan wisman.

Putu Astawa menambahkan pengembangan pariwisata Bali ke depan juga mengarah pada pariwisata berkualitas. Melihat daya tampung Bali yang terbatas, sektor pariwisata tidak akan berpatokan pada kuantitas wisatawan yang berkunjung melainkan pada kualitas wisman yang berkunjung ke Bali. “Ukuran wisatawan berkualitas , lama tinggal wisatawan lebih panjang dan uang yang dibelanjakan di Bali lebih banyak,” tambahnya.*kup

BAGIKAN