Taat Protokol Kesehatan, Wisdom ke Bali Wajib Ikuti Swab PCR

Pariwisata Bali yang untuk pasar domestik sudah mulai dibuka sejak 31 Juli 2020 dengan mempersyaratkan swab berbasis PCR atau Rapid Test  untuk wisatawan domestik (wisdom) yang akan berlibur ke Bali.

PCR - Test swab berbasis PCR atau rapid test yang dilaksanakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.        

Mangupura (bisnisbali.com) –Pariwisata Bali yang untuk pasar domestik sudah mulai dibuka sejak 31 Juli 2020 dengan mempersyaratkan swab berbasis PCR atau Rapid Test  untuk wisatawan domestik (wisdom) yang akan berlibur ke Bali. Ketua Bali Vila Association (BVA), Gede Sukarta, Kamis (6/8) mengatakan persyaratan swab test untuk wisdom ini dinilai tepat karena di daerah asal wisdom juga masih dalam masa penanganan pandemi Covid-19.

Diungkapkannya, persyaratan swab test yang berlibur ke Bali merupakan persyaratan yang sangat menantang. Ini di antaranya guna mencegah adanya klaster baru akibat kedatangan wisdom yang berlibur ke Bali.

Gede Sukarta mengatakan asal pasar wisdom ini antara lain sebagian besar dari Jakarta dan Surabaya. Sementara saat ini Kedua daerah tersebut sedang mengoptimalkan penanganan kasus positif Covid-19 yang sampai saat ini angka perkembangan belum turun.

Wakil Ketua IHGMA Bali, Made Ramia Adnyana mengatakan peluang domestik market dengan tes swab akan sedikit terkendala karena masalah biaya masih mahal. Tapi dalam Surat Edaran Gubernur Bali jelas disebutkan bahwa wisatawan berkewajialban menunjukkan hasil uji swab berbasis PCR atau rapid test dengan hasil non reaktif.

Ramia Adnyana meyakinkan wisdom bisa datang ke Bali dengan rapid test. “Kalau harus swab dengan basis PCR maka tidak akan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kunjungan ke Bali,” tegasnya. *kup

BAGIKAN