’’Suport” UMKM, BPR Siap Hadapi Tatanan ’’New” Normal

Guna membangkitkan ekonomi Bali, pemerintah perlu memberikan stimulus kepada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan insan pelaku pariwisata di Bali.

BPR-BPR membantu sektor UMKM dengan penerapan tatanan new normal Covid-19.

Mangupura (bisnisbali.com) –Guna membangkitkan ekonomi Bali, pemerintah perlu memberikan stimulus kepada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan insan pelaku pariwisata di Bali. Wakil Ketua DPD Perbarindo Bali, A.A. Ngurah Sudiptha Panji, Kamis (2/7) mengatakan secara kelembagaan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Bali sangat siap membantu sektor UMKM menghadapi tatanan new normal Covid-19.

Diungkapkannya, industri BPR sangat taat azas dalam melaksanakan serta mematuhi Perpu No.1 tahun 2020, POJK, dan Pergub perihal Bali menyongsong new normal. Dalam melaksanakan operasional BPR akan selalu memperhatikan keterkaitan layanan dengan social distancing, physical distancing serta tanggung jawab kesehatan mandiri.

Ia menjelaskan BPR sebagai lembaga jasa keuangan (LJK) mikro senantiasa berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat Bali dan mensupport tumbuhnya sektor UMKM. Secara implisit UMKM Bali didalamnya sangat bergantung pada pariwisata.

Komisaris BPR Sari Wira Tama melihat Bali menyumbangkan triliun rupiah untuk pendapatan negara dari sektor pariwisata.  Saat situasi pandemi Covid-19 ini, pemerintah diharapkan bisa membantu sektor UMKM dan pelaku pariwisata untuk bangkit.

Menurut Sudiptha Panji, sesuai arahan Presiden Jokowi, aparat pemerintah wajib membuat kebijakan dan langkah penanganan Covid-19 yang extra ordenary. Bali juga membutuhkan sebuah kebijakan yang extra ordenary yang hampir 80 persen ekonominya bergantung pada pariwisata .

Sejak Perpu No.1 /2020 dikeluarkan diharapkan pemerintah bisa menurunkan stimulus membangkitkan ekonomi Bali. BPR sebagai peserta atau pelaksana akan selalu siap membantu sektor UMKM selaku penerima stimulus.

Ngurah Sudiptha Panji menambahkan stimulus dari pemerintah untuk sektor UMKM ini sangat penting untuk pemulihan ekonomi Bali yang lebih cepat. “Harapan industri BPR di Bali sudah disampaikan kepada pemerintah melalui Tim Percepatan Penanganan  Dampak dan Pemulihan Covid-19 Provinsi Bali,” tambahnya. *kup

BAGIKAN