Stimulus Pemerintah Dukung Debitur BPR untuk Bangkit 

Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi nasabah debitur merasakan dampak pandemi Covid-19

BANTU UMKM - BPR terus membantu sektor UMKM agar mampu berkembang meski di tengah pandemi Covid-19.

Gianyar (bisnisbali.com) Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi nasabah debitur merasakan dampak pandemi Covid-19. Wakil Ketua DPK Perbarindo Gianyar, Putu Yudatema, Selasa (11/8) kemarin, mengatakan, stimulus pemerintah diharapkan bisa memberikan dukungan debitur bank perkreditan rakyat (BPR) untuk bangkit dalam tatanan kehidupan era baru.

Diungkapkannya, selama ini BPR telah memberikan keringanan kepada debitur terdampak Covid-19 dalam bentuk relaksasi kredit. Ini diberikan dalam bentuk restrukturisasi kredit. “Dengan penerapan POJK 11, debitur BPR yang terdampak Covid-19 lebih ringan membayar angsuran kredit,” ucapnya.

Komisaris Utama BPR Krisna Yuna Dana ini menjelaskan, pemerintah wajib memberikan kemudahan kepada sektor UMKM pada masa tatanan kehidupan normal baru. Ini bisa dalam bentuk kemudahan pajak termasuk perizinan.

Lebih lanjut Yudatema mengatakan, nasabah BPR bisa merasakan dampak nyata kemudahan relaksasi. UMKM bisa merasakan stimulus pemerintah sampai ekonomi Indonesia pulih dari dampak pandemi virus corona. “BPR akan memberikan kemudahan kredit modal kerja bagi UMKM yang akan bangkit dan mengembangkan usaha pascatatanan kehidupan normal baru,” jelasnya.

Ia menambahkan, BPR tentu mendukung langkah recovery pariwisata dan ekonomi Bali. Ini diwujudkan BPR dengan mendorong pertumbuhan sektor UMKM. *kup

BAGIKAN