Stimulus Listrik Pelanggan 450 VA dan 900 VA Diperpanjang

Program stimulus listrik untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450 volt ampere (VA) dan 900 VA serta pelanggan bisnis dan industri daya 450 VA kembali diperpanjang hingga Maret mendatang.

PERIKSA - Petugas PLN memeriksa meteran listrik.

Denpasar (bisnisbali.com) – Program stimulus listrik untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450 volt ampere (VA) dan 900 VA serta pelanggan bisnis dan industri daya 450 VA kembali diperpanjang hingga Maret mendatang. Program ini berlangsung kembali sejak Kamis (7/1) kemarin.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Pusat  Bob Saril dalam rilisnya dari Jakarta mengatakan, perpanjangan stimulus listrik ini diputuskan setelah pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian BUMN menyepakati kelanjutan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Sektor Ketenagalistrikan.

Bob memastikan PLN siap kembali menjalankan kebijakan pemerintah tersebut. Tercatat 32 juta pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi serta 459.000 pelanggan bisnis dan industri dengan daya 450 VA yang akan mendapatkan kembali stimulus listrik tersebut. “Kami optimistis penyaluran dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Berdasarkan keputusan pemerintah, perpanjangan pelaksanaan diskon tarif tenaga listrik PLN dibagi dalam beberapa ketentuan. Pertama, diskon listrik 100 persen diberikan kepada pelanggan pascabayar golongan rumah tangga daya 450 VA, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA. Sementara pelanggan prabayar, setiap bulannya diberikan token gratis yang besarannya sama seperti sebelumnya.

Kemudian diskon 50 persen diberikan kepada pelanggan golongan rumah tangga 900 VA bersubsidi pascabayar. Ada pun pelanggan golongan rumah tangga prabayar 900 VA mendapatkan diskon tarif listrik untuk pembelian token sebesar 50 persen.

Stimulus listrik ini akan berlaku untuk pelanggan pascabayar penghitungan rekening Januari-Maret 2021. Sementara untuk pelanggan prabayar berlaku saat pembelian token listrik Januari-Maret 2021. *wid

BAGIKAN