Sikapi Corona, Saatnya Pariwisata Bali Garap 5 Persen Pasar Domestik

Di saat pasar mancanegara melesu akibat wabah virus corona secara global, pariwisata Bali sudah saatnya menggenjot pasar domestik.

WISDOM - Wisatawan domestik yang mulai meramaikan hotel di Bali.

Denpasar (bisnisbali.com) –Di saat pasar mancanegara melesu akibat wabah virus corona secara global, pariwisata Bali sudah saatnya menggenjot pasar domestik. Dewan Pembina DPD Asita Bali, Bagus Sudibya,  mengatakan pariwisata Bali mesti tertantang menggarap 5 persen potensi pergerakan pasar domestik di Indonesia.

Diungkapkannya, berdasarkan data statistik pergerak wisatawan domestik (wisdom) di Indonesia dalam setahun mencapai 270 juta wisatawan. Bali diharapkan menggarap paling tidak 5 persen potensi dari pergerakan pasar domestik tersebut. ” Dengan demikian Bali bisa menggaet apling tidak sekitar 13,5 juta wisatawan domestik,” ucapnya.

Ia menjelaskan saat ini kunjungan atau pergerakan wisatawan domestik ke Bali masih dibawah 10 juta wisatawan dalam setahun. Saat merebaknya virus corona secara global, Bali mesti mengambil ancang-ancang menggeliatkan pasar domestik.

Konsul Kehormatan Afrika Selatan ini berharap Bali bisa menutupi kehilangan pasar mancanegara dengan kedatangan pasar domestik. Pemerintah sudah mengambil kebijakan dan stimulus untuk menurunkan harga tiket pesawat dan tidak melakukan pengenaan pajak hotel dan restoran (PHR).

Lebih lanjut dikatakannya, penerbangan Jakarta-Bali dan rute lain ke Bali sudah diberlakukan diskon tarif pesawat. Diskon tarif penerbangan ini akan mendorong wisdom berlibur di dalam negeri khususnya tujuan ke Bali.

Menurutnya, pelaku pariwisata Bali tentu juga memberikan paket diskon guna merangsang wisdom berlibur ke Bali. Ini baik paket tour maupun biaya menginap yang lebih kompetitif.

Pria yang akrab disapa Gus Udi ini menilai untuk menerapkan diskon tarif pelaku pariwisata perlu melakukan rasionalisasi anggaran  dan pendapatan. ” Yang terpenting, pelaku pariwisata Bali mesti melakukan efisiensi sehingga tetap bisa menjalankan operasional tanpa mengurangi karyawan,” ucapnya.

Bagus Sudibya menambahkan langkah bersama pelaku pariwisata membuktikan Bali aman dari corona akan membuat wisatawan makin yakin berlibur ke Bali. Kedatangan wisdom dan wisman ke Bali akan mampu meningkat hunian kamar di Bali. *kup

BAGIKAN