Sidak Masker di Denpasar, Terkumpul Rp 42,3 Juta  

Operasi (sidak) penertiban disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) masih berlangsung.

PENERTIBAN PROKES - Penertiban disiplin dan penegakan hukum prokes di seputaran wilayah Desa Pemecutan Kaja- Jalan Crokroaminoto- Jalan Sutomo-Jalan Setiabudi.

Denpasar (bisnisbali.com) Operasi (sidak) penertiban disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) masih berlangsung. Hingga Jumat (13/11) kemarin, kegiatan ini telah mengumpulkan denda dari pelanggar sebesar Rp 42,3 juta.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga saat dimintai konfirmasinya  mengatakan,  Jumat (13/11) kemarin Tim Yustisi Kota Denpasar yang terdiri atas Satpol PP Kota Denpasar, Dishub, TNI, Polri, Tim Penegakan  Peraturan Daerah Kota Denpasar bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Desa Pemecutan Kaja menggelar sidak di seputaran wilayah Desa Pemecutan Kaja- Jalan Crokroaminoto- Jalan Sutomo-Jalan Setiabudi. “Dalam sidak tersebut terjaring 18 orang. Sebanyak 15 orang dikenakan denda dan 3 lagi diberikan pembinaan,” ujarnya.

Dikatakannya, sejak sidak prokes dilakukan pada 7 September lalu hingga kemarin telah menjaring 784 orang pelanggar. Dari total tersebut, 432 orang tidak menggunakan masker sehingga dikenakan denda Rp 100.000 sesuai Peraturan Gubernur Nomor 46 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)  dan sisanya dilakukan pembinaan untuk menggunakan masker sesuai aturan.

Mengingat saat ini sudah diberlakukan sanksi berupa denda, pihaknya mengimbau masyarakat agar  selalu menggunakan masker jika beraktivitas ke luar rumah. “Karena ada peraturan yang mengatur, bukan semata-mata mendenda atau mencari kesalahan orang. Kegiatan ini tujuannya menegakkan disiplin prokes untuk pencegahan Covid-19,”  terangnya.

Dewa Sayoga menjelaskan, dalam Peraturan Gubernur tersebut pencegahan lebih baik daripada mengobati. Mengingat penularan Covid-19 yang semakin meningkat, pihaknya minta masyarakat lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan. *wid

BAGIKAN