Serahkan Dana Pembangunan Rp273 Juta, LPD Kubutambahan Berikan Banyak Manfaat

BERTEMPAT di Wantilan Pura Desa Adat Kubutambahan, LPD Desa Adat Kubutambahan Buleleng, menggelar laporan pertanggungjawaban tutup buku tahun 2019, Sabtu (18/1).

TUTUP BUKU - Pelaksanaan laporan pertanggungjawaban tutup buku tahun 2019 LPD Desa Adat Kubutambahan di Wantilan Pura Desa Adat Kubutambahan, Sabtu (18/1).

BERTEMPAT di Wantilan Pura Desa Adat Kubutambahan, LPD Desa Adat Kubutambahan Buleleng, menggelar laporan pertanggungjawaban tutup buku tahun 2019, Sabtu (18/1).

Dalam laporan tersebut, LPD Desa Adat Kubutambahan menyerahkan dana pembangunan sebesar Rp273 juta.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala LPD Desa Adat Kubutambahan, Nyoman Budiasa, S.E., melaporkan, perolehan laba tahun 2019 mencapai Rp1,3 miliar dengan jumlah aset Rp28,8 miliar. Jumlah aset tersebut mengalami peningkatan 5,61 persen dari 2018 yang tercatat hanya Rp26 miliar. Temasuk laba meningkat dari tahun sebelumnya (2018) yang tercatat Rp1,2 miliar. Demikian juga untuk rencana kerja tahun 2020, pihaknya menargetkan perolehan laba meningkat sekitar 13 persen. Dengan itu, untuk merealisasikan target tahun 2020, pihaknya akan melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi ke banjar-banjar terkait program LPD serta promosi dengan menggunakan dana sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga memiliki berbagai program yang membantu masyarakat, seperti program kredit kendaraan yang akan kami luncurkan tahun ini,” ujarnya.

Peranan dan keberadaan LPD Desa Adat Kubutambahan sangat dirasakan dalam peningkatan ekonomi seperti permodalan ekonomi produktif,  kredit untuk masyarakat yang membutuhkan serta kredit bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. Demikian juga kontribusi yang diberikan kepada masyarakat, seperti dana pembangunan (20 persen dari laba) yang diperuntukkan untuk pembangunan desa dan mendukung pelaksanaan piodalan, serta dari dana sosial yang dianggarkan digunakan untuk kegiatan sosial masyarakat. Di antaranya, membantu operasional ngaben, santunan kematian, dana motivasi untuk pemangku serta pemberian paket sembako untuk masyarakat.

Bendesa Adat Kubutambahan, Drs. Ketut Warkadea, M.Si., mengatakan, sangat bahagia dan bersyukur atas perjalanan LPD Desa Adat Kubutambahan yang tiap tahun mengalami peningkatan. Keberadaan LPD sangat dirasakan manfaatnya masyarakat terutama dalam persoalan adat baik untuk pembangunan pura ataupun piodalan. “Tahun ini kami juga mengadakan renovasi Kantor Desa Adat Kubutambahan yang menjadi satu dengan LPD Desa Adat Kubutambahan yang bertujuan untuk pengembangan LPD ke depan,” katanya.

Dalam evaluasi terhadap pengelolaan LPD, Warkadea mengatakan, pihaknya lebih menekankan pada menjaga kepercayaan masyarakat yang menjadi poin penting perkembangan LPD. “Meski secara global perekonomian mengalami perlambatan, namun keberadaan LPD Desa Adat Kubutambahan terus mengalami peningkatan. Hal itu yang kami harapkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD Kabupaten Buleleng, Drs. I Nyoman Indrayasa, mengatakan, LPD Desa Adat Kubutambahan masuk dalam kategori sehat. Dilihat dari sisi perolehan laba, LPD Desa Adat Kubutambahan ada pada peringkat I di Kecamatan Kubutambahan dan peringkat ke-13 se-Kabupaten Buleleng. *wid

BAGIKAN