Seorang Pedagang Positif, Pasar Pemeregan Ditutup  

Setelah salah seorang pedagang dinyatakan positif covid-19, Pasar Pemeregan di Kelurahan Pemecutan, Denpasar ditutup sementara.

Denpasar (bisnisbali.com) –Setelah salah seorang pedagang dinyatakan positif covid-19, Pasar Pemeregan di Kelurahan Pemecutan, Denpasar ditutup sementara. Penutupan ruas jalan yang biasa dimanfaatkan oleh pedagang bermobil ini akan berlangsung selama 2 hari atau hingga situasi dinyatakan aman.

Camat Denpasar Barat, AA Ngurah Made Wijaya, mengatakan, penutupan awalnya direncanakan selama dua hari. Namun pihaknya juga akan melihat keamanan situasi dan keputusan akan diberikan lagi setelah rapid tes selesai dilakukan. “Saat ini kami sudah melakukan koordinasi dengan Lurah Pemecutan, Kelian Banjar Pemeregan termasuk Satpol PP dan Dinas Kesehtan. Selain penyemprotan disinfektan, Kelian Banjar Pemeregan juga melakukan pendataan terhadap pedagang di sekitar,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam mempercepat langkah pencegahan penyebaran virus, rapid tes dilakukan kepada pedagang dan keluarganya yang ada di radius 10 kilometer dari toko pedagang yang telah dinyatakan positif covid-19. Langkah berikutnya yaitu pendataan kepada pedagang bermobil. “Untuk sementara ini, Jalan Gunung Kawi dan Jalan Gunung Rawung kami tutup dulu untuk sterilisasi terhadap covid-19,” terangnya.

Kelian Banjar Pemeregan, Agung Anis mengatakan, di wilayah Pemeregan ada kurang lebih 180 pedagang yang terdiri atas 100 pedagang di toko dan 80 pedagang bermobil. Dikatakannya, setelah rapid tes selesai dan kondisi dikatakan aman, kemungkinan jalan tersebut bisa dibuka kembali. “Kegiatan masyarakat juga banyak di pasar tersebut,” ungkapnya.

Agung Anis juga mengimbau kepada masyarakat yang pernah kontak atau interaksi dengan pedagang tersebut, agar melaporkan diri untuk segera dilakukan langkah berupa rapid tes. Dijelaskannya, pedagang yang telah dinyatakan postif tersebut adalah warga Tegal Kerta yang menyewa toko di wilayah Banjar Pemeregan. *wid

BAGIKAN