Sektor Pariwisata Terpuruk, UMKM Jadi Harapan Ekonomi Bali

Pandemi Covid-19 memberi tekanan begitu berat terhadap sektor pariwisata.

Denpasar (bisnisbali.com) –Pandemi Covid-19 memberi tekanan begitu berat terhadap sektor pariwisata. Pada sisi lain ternyata memicu semangat masyarakat Bali untuk bangkit melalui sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Ini menjadi harapan untuk membantu pemulihan perekonomian Bali.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat membuka Pameran UKM serangkaian HUT ke-59 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali di Kebun Vintage Biaung, Denpasar, Sabtu (8/5) petang. Cok Ace panggilan akrabnya, memuji ketangguhan pelaku UMKM Bali yang terus mengembangkan inovasi dan kreativitas untuk bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19.

“Kita bersyukur pelaku UMKM  terus berusaha melakukan inovasi. Banyak pedagang sukses yang muncul di tengah pandemi,” sebutnya. Melihat ketangguhan yang ditunjukkan pelaku UMKM, tak berlebihan bila ia menaruh harapan besar terhadap UMKM dalam pemulihan ekonomi Bali. “Tentu saja pemerintah dan pemangku kebijakan lainnya akan membantu UMKM melalui perluasan akses pasar dan permodalan,” tambahnya.

Terkait perluasan akses pasar, Guru Besar ISI Denpasar ini menyambut baik kegiatan Pameran UKM yang digelar BPD Bali serangkaian memperingati hari jadinya yang ke-59. Ia berpendapat apa yang dilaksanakan BPD Bali merupakan hal luar biasa dan sangat dirasakan menfaatnya oleh pelaku UMKM. Kepada UKM yang berkesempatan mengikuti pameran, ia berpesan agar tak hanya berorientasi pada transaksi atau omzet penjualan yang diperoleh. Yang lebih penting pameran bisa dijadikan ajang untuk bertukar pengalaman antarpelaku UMKM.

Melalui pameran, pelaku UMKM juga dapat mengetahui perkembangan baru dengan melihat kreativitas dan inovasi peserta lain. “Ini bisa dijadikan modal bagi pelaku UMKM untuk berinovasi sehingga usaha mereka bisa makin berkembang,” pungkas Cok Ace. *wid

BAGIKAN