Sekda Adi Arnawa Apresiasi BPHB di Pasar Blahkiuh

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau penerapan adaptasi Budaya Pola Hidup Baru (BPHB) atau new normal di Pasar Blahkiuh, Abiansemal Senin (15/6).

BPHB - Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau penerapan adaptasi Budaya Pola Hidup Baru (BPHB) atau new normal di Pasar Blahkiuh, Abiansemal Senin (15/6).

Mangupura (bisnisbali.com) –Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau penerapan adaptasi Budaya Pola Hidup Baru (BPHB) atau new normal di Pasar Blahkiuh, Abiansemal Senin (15/6). Pada kunjungan tersebut, Adi Arnawa sangat mengapresiasi penerapan BPHB di Pasar Blahkiuh karena dinilai protokol BPHB di pasar sudah berjalan baik, seperti penggunaan masker, jaga jarak dan cuci tangan sebelum masuk area pasar. “Hampir 100 persen semua pedagang dan pembeli memakai masker. Tadinya, ekspektasi saya agak rendah, tetapi astungkara warga kita sudah sangat tinggi tingkat kesadarannya,” ujarnya.

Ke depan birokrat asal Pecatu itu meminta pengelola pasar untuk konsisten mengawasi penerapan protokol kesehatan selama BPHB. Salah satu caranya adalah mengintensifkan pengumuman protokol kesehatan kepada pengunjung dan pedagang melalui pengeras suara yang ada di pasar. “Ada pengeras suara untuk terus mengingatkan warga karena satu atau dua (pedagang atau pembeli) ada yang tidak disiplin. Pasang selotip untuk tanda jaga jarak. Kalau untuk fasilitas saya kira sudah baik, bagi pedagang saya imbau pakai sarung tangan, karena ada serah terima uang fisik atau pun memegang benda lainnya yang punya potensi yang tidak terkontrol,” pesaanya.

Adi Arnawa menambahkan, kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol di pasar tradisional harus juga dibarengi dengan tes masif secara berkala. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi. “Pembatasan pengunjung bisa diatur oleh pengelola pasar. Per hari ini pengunjung tidak terlalu padat, saya juga lihat tadi pengunjung pasar sudah mengatur jarak sendiri. Dalam dua minggu atau sebulan sekali kita akan rutin sidak supaya tidak kecolongan. Kita juga sudah batasi jam operasional pasar sesuai dengan aturan pemerintah daerah,” kata Adi Arnawa.

Turut mendampingi pada kesempatan tersebut di antaranya Kadis Kesehatan dr. Nyoman Gunarta, Kadis Koperasi, UMKM dan Perdagangan I Made Widiana, Kepala Pelaksana BPBD Bagus Nyoman Wiranata, Camat Abiansemal IB Mas Arimbawa, Kepala PD Pasar Mangu Giri Sedana I Made Sukantra dan Kepala Pasar Blahkiuh I Made Sumandya. *adv

BAGIKAN