Segera Digelar, Loka Karya Tata Rias Pengantin Madya dan Agung Tabanan

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila dan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan I Ketut Ridia,

Tabanan (bisnisbali.com) –Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila dan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan I Ketut Ridia, menerima audiensi dari Harian Bisnis Bali (Kelompok Media Bali Post) yang dipimpin Pemimpin Redaksi Nyoman Sarmawa bersama TUK Agung AA Ayu Ketut Agung, di Ruang Kerja Bupati setempat Rabu (20/11) kemarin.

Kepada Bupati Tabanan Pemimpin Redaksi Nyoman Sarmawa menyampaikan bahwa Bisnis Bali bekerja sama dengan LPK Agung dan Pemkab Tabanan akan menggelar Loka Karya Tata Rias Pengantin Madya dan Agung Tabanan, pada Jumat, 29 November 2019 mendatang di Puri Agung Tabanan.

Pada kegiatan tersebut juga dijadwalkan kegiatan Uji Kompetensi Tata Kecantikan Bali Modifikasi dan Workshop Tata Kecantikan Kulit, dengan mendatangkan narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing. Di antaranya, TUK Agung AA Ayu Ketut Agung dan AA Istri Saraswati Dewi.

“Kami mohon support bantuan Ibu Bupati untuk membantu kegiatan tersebut,” tuturnya.

Pihaknya melanjutkan, kegiatan ini digelar salah satunya bertujuan sebagai ajang pelestarian budaya, khususnya tata rias pengantin madya dan agung Tabanan, apalagi Tabanan merupakan salah satu pusat budaya di Bali, sehingga generasi muda khususnya di Tabanan memahami pakem-pakem dari tata rias pengantin madya dan agung tradisional di Bali.

Mendengar penjelasan dari pihak Bisnis Bali, Bupati Eka sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan media tersebut dalam ajang pelestarian budaya tradisional Bali. Orang nomor satu di Tabanan tersebut mengamini permintaan yang diminta Bisnis Bali.

Bupati Eka mengatakan semoga dengan melakukan loka karya ini semua menjadi jelas dan tidak ada perbedaan persepsi tentang tata rias pengantin madya dan agung di Tabanan. Bupati Eka menegaskan, pemerintah akan selalu men-support kegiatan seperti ini apalagi menyangkut tentang budaya di Tabanan dan berharap ini bisa menjadi ikon di Tabanan.

“Ini harus diumumkan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tahu pakem yang benar. Kalau ini tidak dipakemkan, nantinya dikhawatirkan tidak akan menjadi ikon atau aset bagi Tabanan,” ungkapnya.

Bupati Eka meminta agar pelaksanaan ini dirangkaikan nantinya dengan pelaksanaan HUT ke-526 Kota Tabanan, dengan menampilkan model yang memakai Tata Rias Pengantin Madya dan Agung Tabanan dengan pakem yang benar, sehingga masyarakat tahu, inilah pakem payas agung khas Tabanan.

“Tampilkan sebentar di pagelaran Puncak HUT Kota agar masyarakat semua tahu dan inilah hasilnya dari Loka Karya Tata Rias Pengantin Madya dan Agung Tabanan ini,” jelasnya. *man

BAGIKAN