SDM Jadi Kekuatan Indonesia ke Depan

Guna mewujudkan Indonesia maju terdapat tantangan yang cukup besar.

Menhub Budi Karya Sumadi, Menlu Retno Marsudi, Gubernur Bali I Wayan Koster dan Ketum PP Kagama Ganjar Pranowo ketika menghadiri Munas ke-13 Kagama di Denpasar.

Denpasar (bisnisbali.com) –Guna mewujudkan Indonesia maju terdapat tantangan yang cukup besar. Namun di balik itu sejatinya Indonesia memiliki modal penting yang bisa menjadi kekuatan, yaitu sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut disampaikan Sekjen PP Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama), AAGN Ari Dwipayana di sela-sela pembukaan Munas ke-13 Kagama di Hotel Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Jumat (15/11).

Menurutnya, Indonesia selama ini terlena dengan keberadaan sumber daya alam (SDA), seperti minyak, batubara dan hutan. Namun harus disadari bahwa suatu saat ketersediaan SDA ini akan berkurang. “Sudah saatnya kita harus berpaling kepada satu kekuatan yang kita tidak sadari, yaitu SDM,” kata Ari Dwipayana.

Untuk itulah dalam Munas kali ini diselenggarakan seminar nasional yang mengangkat topik “Kesiapan SDM Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0”. Seminar ini menghadirkan pembicara yang kompeten, yakni Panut Mulyono (Rektor UGM), Faisal Basri (Ekonom Senior/Dosen FE UI), Raka Sudewi (Rektor Unud), Hendri Saparini (Ekonom Core Indonesia) dan Adamas Belva Syah Devara (CEO Ruangguru). “Dari sini kami ingin merumuskan roadmap atau peta jalan pembangunan SDM. Selama ini kita belum punya roadmapnya,” tegasnya.

Sementara Ketua Kagama Bali, AA Oka Wisnumurti mengatakan terpilihnya Bali sebagai tuan rumah Munas ke-13 yang mengangkat tema “Sinergi dan Indonesia Maju” ini berawal dari Rakernas di Yogyakarta pada tahun lalu. “Kami bangga dari sekian provinsi yang mengajukan diri, akhirnya Bali yang terpilih secara aklamasi. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menghasilkan rekomendari yang bermanfaat bagi UGM, bangsa dan negara,” ujarnya.

Ketua Panitia Harian, IGN Agung Dyatmika menyebutkan ada berbagai kegiatan yang dilaksanakan serangkaian Munas, diantaranya seminar di empat kota dengan tema berbeda, yaitu Semarang, Balikpapan, Manado dan Medan. Selain itu dilaksanakan aksi peduli sosial, lingkungan dan kesehatan serta pentas budaya. Munas ke-13 Kagama yang berlangsung pada 14-17 November 2019 dibuka oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan dihadiri lebih dari 600 orang, terdiri dari peserta, peninjau dan pemantau. *dar

BAGIKAN