Satgas Covid Sekolah dan Bhabinkamtibmas Awasi PTM

Penyebaran pandemi Covid-19 menjadi ancaman terberat pelaksanaan  pembelajaran tatap muka  (PTM) di Kabupaten Gianyar sehingga dilakukan pengawasan penerapan prokes  secara berlapis.

POLSEK - Anggota Polsek melalui Bhabinkamtibmas dilibatkan dalam pengawasan pelaksanaan PTM di sekolah.

Gianyar (bisnisbali.com)Penyebaran pandemi Covid-19 menjadi ancaman terberat pelaksanaan  pembelajaran tatap muka  (PTM) di Kabupaten Gianyar sehingga dilakukan pengawasan penerapan prokes  secara berlapis. Selain pengawasan oleh Satgas Covid-19 Sekolah, anggota Polsek melalui Bhabinkamtibmas juga dilibatkan dalam pengawasan pelaksanaan PTM di sekolah.

Kapolsek Tampaksiring  AKP I Wayan Sujana, Jumat (2/4), mengatakan pengawasan PTM melibatkan anggota masing-masing Polsek merupakan perintah langsung dari Kapolres Gianyar. Ini untuk memastikan pelaksanaan PTM di Gianyar berjalan lancar dan aman Covid-19.

Sesuai perintah Kapolres, anggota Polsek Tampaksiring memberikan imbauan protokol kesehatan (prokes) selama pelaksanaan PTM di sekolah. “Pengawasan berlapis dari Satgas Covid-19 Sekolah dan pengawasan aparat kepolisian untuk memastikan keselamatan anak-anak yang mengikuti PTM,’’ jelasnya.

Kapolsek Tampaksiring mencontohkan anggotanya bersama Bhabinkamtibmas Desa Manukaya melaksanakan pemantauan pembelajaran tatap muka di SMPN Satu Atap 1 Tampaksiring,  Rabu (31/3) lalu.  Pemantauan  ini sesuai SE Bupati Gianyar Nomor  800/434 tentang PTM di masa pandemi Covid- 19 di wilayah Kecamatan Tampaksiring.

Bhabinkamtibmas Desa Manukaya, Aiptu I Nyoman Sukanta,  menyampaikan di SMPN Satu Atap 1 Tampaksiring dilaksanakan pemantauan, pengawasan dan imbauan penerapan prokes Covid- 19. Ketua Satgas Covid-19 Sekolah yang juga  Kepala SMPN Satu Atap 1 Tampaksiring, Dewa Made Mustika, S. S., menyampaikan PTM sudah dilaksanakan mulai Kamis (25/3)  lalu kepada 154 orang siswa/siswi dengan menerapkan Prokes Covid-19 secara ketat.

Sesuai SOP, Satgas Covid-19 Sekolah telah melakukan pembersihan dan sterilisasi di masing-masing ruangan, menyediakan sarana prokes Covid serta wajib memakai masker bagi guru dan anak didik. “Anak yang sakit tidak diperkenankan mengikuti pembelajaran tatap muka ,  melainkan disarankan  istirahat dulu di rumah,” ucapnya.

Mustika memaparkan Satgas Covid telah mengatur jarak bangku dan tempat duduk anak didik. Giat pembelajaran hanya 50 persen dengan rincian sesi pertama pukul 07.30 – 09.30 Wita dan sesi kedua pukul 10.30 – pukul 12. 30 Wita. Setiap anak  tatap muka tiap hari dalam seminggu. Tidak disediakan waktu istirahat bagi siswa didik. “Setiap siswa wajib sarapan di rumah masing – masing sebelum berangkat ke sekolah ,” jelas Mustika.

AKP Sujana menambahkan, Bhabinkamtibmas Desa Manukaya menyampaikan imbauan agar tetap menerapkan prokes Covid -19 secara ketat dan mengajarkan anak-anak untuk disiplin mematuhi prokes Covid-19. “Dengan pemberlakuan pembelajaran tatap muka,  kegiatan belajar dan mengajar dapat berjalan aman dan lancar di masa pandemi Covid- 19,” tambahnya. *kup

BAGIKAN