Satgas Covid-19 Sekolah Awasi Penerapan Prokes

Masing-masing sekolah di Kabupaten Gianyar wajib membentuk Satgas Covid-19 Sekolah dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

CUCI TANGAN - Siswa mencuci tangan di wastafel yang disediakan sekolah.

Gianyar (bisnisbali.com) –Masing-masing sekolah di Kabupaten Gianyar wajib membentuk Satgas Covid-19 Sekolah dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Satgas Covid di sekolah merupakan turunan Satgas Covid-19 di kabupaten, kecamatan dan desa.

Kepala Dinas Pendidikan Gianyar I Wayan Sadra, Kamis (25/3) kemarin, mengatakan Satgas Covid di sekolah sebagai implementasi pengawasan protokol kesehatan (prokes). Satgas ini untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat. Pengawasan dimulai dari orangtua mengantar anak saat tiba di sekolah. “Anak masuk lingkungan sekolah wajib taat prokes,” ucapnya.

Satgas Covid-19 melalukan pemeriksaan awal guna memastikan siswa menggunakan masker. Jika tidak menggunakan masker atau masker rusak, satgas wajib memberikan masker pengganti. Setelah pemeriksaan masker, Satgas Covid melakukan pemeriksaan suhu siswa selanjutnya mengarahkan siswa mencuci tangan di wastafel yang telah disediakan sekolah.

Penerapan prokes itu menjadi perhatian utama dalam penerapan PTM.  ‘’Masuk ke ruang kelas, Satgas Covid mengatur jarak antarsiswa dalam proses belajar tetap muka.  Pengawasan prokes sepenuhnya kewenangan Satgas Covid-19 Sekolah,” ujarnya.

Wayan Sadra menambahkan, Ketua Satgas Covid-19 Sekolah diisi kepala sekolah dan anggotanya para  guru. Satgas Covid-19 Sekolah diperkuat SK dan memiliki tanggung jawab penuh mengawasi penerapan prokes di sekolah. “Masing-masing sekolah sudah membentuk Satgas Covid dan bertanggung jawab dalam pengawasan penerapan prokes,” tegasnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Manajemen dan Kehumasan SMPN 1 Gianyar I Ketut Sadia menyampaikan, dalam pengawasan penerapan prokes seluruh siswa diwajibkan  menggunakan masker dan faceshield (pelindung wajah). Di samping itu, seluruh warga sekolah harus rajin mencuci tangan karena telah disiapkan sejumlah tempat cuci tangan. “Dalam ruang kelas sudah ada pengaturan jarak tempat duduk siswa dan hand sanitizer di depan kelas,” jelasnya. *kup

BAGIKAN