Satgas Covid-19 Gianyar Tinjau Posko Gotong Royong

Pada hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro,

TINJAU - Tim Satgas Covid-19 Gianyar meninjau Posko Terpadu di Desa Bakbakan.

Gianyar (bisnisbali.com) –Pada hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro, Selasa (9/2) kemarin, Satgas Covid-19 meninjau Posko Penanganan Covid-19 berbasis desa. Pos Komando (Posko) Gotong Royong Pencegahan Covid-19 yang sudah dibentuk di masing-masing desa ini diaktifkan kembali menjelang pelaksanaan  PPKM Mikro.

Sekda Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan terkait telah terbentuknya Posko Penanganan Covid-19 berbasis desa untuk desa yang menerapkan PPKM Mikro. ‘’Posko Penanganan Covid-19 berbasis desa telah dibentuk pada masing desa. Ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 terkait penanganan virus corona,’’ ungkapnya.

Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar meninjau posko terpadu Covid-19 di Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar. Posko desa terpadu ini sebagai pusat pelaporan satgas gotong royong di desa adat. Di Desa Bakbakan, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar turun bersama  Asisten III, Kadis PMD, Perbekel Bakbakan, Babinkantibmas, pecalang dan unsur masyarakat desa. “Posko Terpadu Covid-19 sudah dibentuk dan siap mengawasi penerapan PPKM Berskala Mikro di masing-masing desa,” tegas Gede Wisnu Wijaya yang juga selaku Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar.

Sesuai hasil evaluasi Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar sebelumnya, 70 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Gianyar wajib menerapkan PPKM Berskala Mikro. Ini dengan pertimbangan 64 desa/kelurahan berada pada zona oranye/kuning dan merah, sedangkan enam lainnya yang memiliki pasar tradisional dan objek wisata juga disyaratkan menerapkan PPKM Berskala Mikro.

Penerapan PPKM Berskala Mikro melibatkan seluruh unsur yang ada di desa adat dan desa dinas dalam penegakannya. Keterlibatan Majelis Desa Adat dan bendesa adat diharapkan dapat mengefektifkan pelaksanaan kegiatan lanjutan PPKM tahap I dan II ini. *kup

BAGIKAN