Sampah Jadi Momok Pariwisata Bali

Pengiriman sampah ke TPA Suwung  sudah makin dibatasi karena sudah overload.

SAMPAH - Stakeholder Pariwisata Bali bersama masyarakat mesti ikut berperan mengolah sampah.

Mangupura (bisnisbali.com) –Pengiriman sampah ke TPA Suwung  sudah makin dibatasi karena sudah overload. Managing Director Signature Xperience, I Gusti Agung Ngurah Darma Suyasa, Kamis (14/11) menilai, agar tidak menjadi momok pariwisata, sampah mesti diolah di tingkat desa maupun kecamatan.

Ia mencontohkan di Badung dengan pendapatan daerah yang tinggi mampu membuat tempat pengolahan secara mandiri. Penanganan sampah berbasis kecamatan dan berbasis desa bisa meminimalisir pembuangan sampah ke TPA.
Darma Suyasa menjelaskan kejadian ini merupakan momentum untuk kita berbenah. Pengolahan sampah secara mandiri di tingkat desa/kecamatan adalah salah satu solusi di mana perlu diatur dalam peraturan pemerintah provinsi Bali dengan pengelolaan sampah berbasis sumber.
Peran serta stakeholder bisa membantu dengan mengelola sendiri secara mandiri.
Menurutnya, sampah organik bisa diolah secara mandiri. Sementara penanganan sampah nonorganik tetap memerlukan pihak ketiga yang juga mengikuti peraturan yang disiapkan.
Ia mengakui, dalam program suksma Bali, stakeholder pariwisata sudah melakukan kegiatan edukasi dan world clean up  day melibatkan masyarakat dan pelaku pariwisata. Ini guna mengangkat image pariwisata Bali bersih dari sampah plastik.
Program suksma Bali yang dicetuskan kalangan asosiasi pariwisata dan tokoh masyarakat  berharap dapat menciptakan kebersamaan yang Iebih kuat sesama warga Bali dan masyarakat yang berdomisili di Bali dari berbagai elemen.  Pemerintah bersama masyarakat dan pelaku pariwisata antara lain mewujudkan Bali Bersih khususnya bersih dari sampah plastik.
Selama ini pesaing pariwisata Bali menyoroti Bali dihadapkan masalah sampah plastik. Melalui program suksma Bali dengan  kegiatan “world cleanup day” pelaku pariwisata Bali mengedukasi masyarakat guna mewujudkan Bali bersih. *kup

BAGIKAN