Sambut Libur Nataru, Bandara Ngurah Rai Tambah 367 Penerbangan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, diprediksi pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini juga mengalami peningkatan lalu lintas penerbangan dan penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Suasana di apron Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Mangupura (bisnisbali.com) –Seperti tahun-tahun sebelumnya, diprediksi pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini juga mengalami peningkatan lalu lintas penerbangan dan penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sebagai imbasnya, terjadi penambahan penerbangan (extra flight) dari jadwal biasanya.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry AY Sikado mengatakan pada periode libur Nataru kali ini tercatat sebanyak enam maskapai nasional dan internasional telah mengajukan permohonan. “Hingga hari ini kami telah menyetujui permohonan extra flight sebanyak 367 penerbangan dari AirAsia, Garuda Indonesia, Malindo Air, Korean Air, Lion Air, dan Citilink. Rute dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta mendominasi dengan jumlah total sebanyak 351 penerbangan, atau 95 persen dari total pengajuan extra flight. Sedangkan sisanya adalah rute dari dan ke Kuala Lumpur dengan 6 penerbangan, Brisbane dengan 6 penerbangan, serta Incheon dengan 4 penerbangan. Dari total extra flight tersebut mengakomodir 76 ribu kursi,” terang Herry pada pembukaan Posko Terpadu Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Posko Nataru), Kamis (19/12).

Dikatakan, Posko Nataru ini akan beroperasi hingga 7 Januari 2020 yang diawaki oleh personel dari PT Angkasa Pura I (Persero) dan didukung Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Kantor Kesehatan Pelabuhan, TNI AU I Gusti Ngurah Rai, Kepolisian Kawasan Udara Ngurah Rai, Badan SAR Nasional (Basarnas), serta unit K-9 dari Polda Bali. “Kami menyiagakan personel Airport Security sejumlah 1.169 personel, ditambah bantuan pecalang Desa Tuban. Seluruh personel ini dibagi dalam tiga shift tiap harinya,” imbuhnya.
Herry mengatakan Bali masih tetap merupakan destinasi wisata favorit bagi wisatawan domestik dan internasional, terutama untuk menghabiskan masa libur Nataru di periode ini. Untuk itu, pihaknya selaku pengelola bandara berkomitmen mengawal terciptanya operasional penerbangan yang selamat, aman, nyaman, dan tertib.

Sementara Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Elfi Amir mengakui secara nasional terjadi penurunan angka penumpang pesawat udara. “Prediksi secara nasional berdasarkan data yang ada saat ini diperkirakan terjadi penurunan sekitar 8,4 persen, namun kita di Bali tetap optimis untuk pertumbuhan jumlah pesawat dan penumpang tetap stabil,” terang Elfi.

Elfi menambahkan puncak arus datang diprediksi terjadi pada 21 Desember 2019, dan arus balik pada 5 Januari 2020. “Dengan meningkatnya lalu lintas penerbangan selama pelaksanaan Posko Nataru ini, kami melakukan upaya preventif dan mitigasi risiko terhadap seluruh wilayah kerja di bandara demi terciptanya keselamatan dan keamanan penerbangan, baik berupa kesiagaan keamanan di sisi fasilitas maupun personel,” jelasnya. *dar

BAGIKAN