Sambut Galungan, Pengusaha Pernak-pernik Penjor Kurangi Produksi

Persiapan menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan sudah mulai dilakukan terutama bagi pelaku usaha terkait. Namun di tengah pandemi Covid-19, membuat beberapa pelaku usaha mengerem produksi saat ini.

Mangupura (bisnisbali.com) –Persiapan menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan sudah mulai dilakukan terutama bagi pelaku usaha terkait. Namun di tengah pandemi Covid-19, membuat beberapa pelaku usaha mengerem produksi saat ini.

Seperti halnya yang diakui oleh pengusaha pernak-pernik galungan I Gede Dody Budiartha, saat ditemui di Kuta Utara,  Badung, Senin (17/8) kemarin. Bebeda dengan Galungan sebelumnya, ia mengakui produksi hiasan penjor dengan ukuran besar saat ini dikurangi.  Hal tersebut dilakukan mengingat dampak yang ditimbulkan cukup signifikan terhadap perekonomian masyarakat. “Saat ini kita lebih banyak menggarap yang ukuran menengah dan kecil. Karena imbas daripada pandemi Covid-19 ini membuat perekonomian kita sedikit lumpuh,” ujarnya.

Bahkan, lebih lanjut dikatakannya, banyak pelaku usaha sejenis yang tidak melakukan produksi saat ini, dikarenakan kekhawatiran akan produknya tidak laku terjual. “Banyak yang tidak berani membuat barang, karena ketakutan akan ada yang beli atau tidak. Namun kami sendiri di sini optimis saja pasti ada yang beli, karena penjor menjadi sarana wajib. Namun memang beberapa jenis terutama yang ukuran besar, kami tidak produksi dulu saat ini,” ujarnya.

Demikian dikatakannya persiapan dilakukan masih seperti sebelumnya. Termasuk juga harga jual, dikatakannya tidak ada perubahan dari sebelum adanya pandemi Covid-19. Untuk harga hiasan penjor, Dody menjualnya mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 1 juta per paket. Sementara untuk harga sampian gantung yang juga menjadi permintaan di Hari Raya Galungan dijual mulai Rp 2.000 hingga Rp 7.000 per pcs.

Permintaan secara grosir dikatakannya sudah mulai sejak 2 bulan sebelumnya yang pengiriman dilakukan ke seluruh wilayah di Bali dan beberapa wilayah di luar Bali. Sedangkan permintaan secara eceran akan dimulai dari H-6 sebelum Galungan. *wid

BAGIKAN