Ringankan Beban Warga yang Karantina Mandiri, Wabup Suiasa Serahkan Sembako di Mengwi  

Guna meringankan beban masyarakat yang melaksanakan karantina mandiri, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan bantuan pribadi berupa sembako kepada warga di Desa Mengwi.

SERAHKAN BANTUAN - Wabup Suiasa menyerahkan bantuan pribadi berupa sembako kepada warga di Desa Mengwi, Selasa (22/9) kemarin.

Mangupura (bisnisbali.com) – Guna meringankan beban masyarakat yang melaksanakan karantina mandiri, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan bantuan pribadi berupa sembako kepada warga di Desa Mengwi. Sembako sebanyak 20 paket diserahkan kepada perwakilan kelian di masing-masing Banjar yakni Banjar Pande, Banjar Serangan dan Banjar Peregai. Penyerahan dilaksanakan di wantilan Desa Adat Mengwi, Selasa (22/9). Penyerahan sembako dengan protokol kesehatan tersebut juga dihadiri oleh Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Pj. Perbekel Mengwi Ida Bagus Suryana, Bendesa Adat Mengwi Anak Agung Gelgel, Ketua Satgas Gotong Royong Desa Adat Mengwi I Made Surada beserta Kelian Adat se-Desa Adat Mengwi.

Di sela-sela acara, Wabup Suiasa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa hadir di tengah masyarakat khususnya seperti saat ini dalam rangka pemberian bantuan sembako kepada 20 KK di Desa Adat Mengwi yang melakukan karantina mandiri. “Di sini kami tetap melakukan koordinasi dengan prajuru adat maupun dinas beserta Satgas Gotong Royong dalam membantu masyarakat,” katanya.

Di samping itu, kehadiran pihaknya juga dalam rangka untuk memperkuat serta melakukan peningkatan disiplin masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan sekaligus dalam rangka untuk mensosialisasikan berupa penegakan hukum terhadap para pelanggar yang tidak disiplin, karena sudah diamanatkan dalam Perpres No. 6 Tahun 2020 dan Peraturan Gubernur Bali No. 46 Tahun 2020 serta Peraturan Bupati Nomor 52 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

“Dengan adanya regulasi tersebut, kita sosialisasikan kepada masyarakat untuk selalu taat mengikuti protokol kesehatan. Sekaligus kita bergerak bersama untuk melakukan edukasi dan penegakan hukum dari hukuman berupa administrasi, hukum fisik yang masih manusiawi, hukum sosial misal berbentuk gotong royong sampai dengan aktivitas apa yang harus dibebankan sampai pada pengenaan denda,” terang Suiasa.

Lebih lanjut dikatakannya, sosialisasi ini juga untuk memperkuat koordinasi dan edukasi serta mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan disiplin karena kenyataan dan faktanya sekarang ini kasus di masyarakat yang terinfeksi positif Corona cenderung meningkat, angka kematian meningkat serta tingkat kesadaran masyarakat rendah. “Jadi, semakin masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan semakin banyak kasus yang muncul dan harus ada sesuatu yang baru lebih kuat untuk melakukan normalitas dalam kehidupan kita di masa pandemi Covid-19 saat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid Gotong Royong Desa Adat Mengwi I Made Surada mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Badung yang sudah meluangkan waktunya serta memberi perhatian kepada masyarakat yang melaksanakan karantina mandiri di Desa Adat Mengwi. “Saya atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati Badung yang sudah memberikan bantuan sembako kepada warga kami yang saat ini melakukan isolasi mandiri. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga kami di sini,” kata  Made Surada. *adv

BAGIKAN