Ribuan Guru di Tabanan akan Divaksin Covid-19

Ribuan guru di Kabupaten Tabanan akan diprioritaskan sebagai penerima vaksinasi Covid-19.

DARING - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya meninjau proses pembelajaran daring di SMPN 1 Tabanan.

Tabanan (bisnisbali.com) –Ribuan guru di Kabupaten Tabanan akan diprioritaskan sebagai penerima vaksinasi Covid-19. Rencana tersebut menyikapi wacana Mendikbud yang akan menggelar sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru 2021/2022 mulai Juli mendatang.

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., usai memantau pelaksanaan pembelajaran daring di SMPN 1 Tabanan, Selasa (2/3) kemarin, mengungkapkan pemantauan proses belajar mengajar melalui daring ini sekaligus sebagai bahan usulan ke provinsi dalam menyikapi wacana pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan oleh Mendikbud. Sebelum itu dilakukan, seluruh guru di Kabupaten Tabanan mesti sudah divaksin Covid-19. “Saya yakin Mendikbud akan optimal mengalokasikan vaksin khusus untuk guru. Sebab, guru juga termasuk pelayan publik sehingga merupakan sasaran prioritas vaksinasi saat ini,” tuturnya.

Terkait pemantauan proses belajar mengajar melalui daring di SMPN 1 Tabanan selama pandemi Covid-19, pihaknya menilai telah berjalan baik. Memang ada sejumlah kendala, tapi itu dinilainya wajar karena Tabanan yang mempunyai 133 desa dengan cakupan wilayah yang cukup luas. Jadi, memungkinkan ada sejumlah daerah yang tidak terlayani sinyal atau jaringan internet dengan baik.

Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Nyoman Putra pada kesempatan tersebut menyatakan, guru di Tabanan baik kontrak, abdi maupun PNS sekitar 3 ribu orang dan datanya sudah dikirim ke Dinas Kesehatan. Jumlah tersebut sekaligus sebagai penerima vaksin Covid-19 terkait rencana pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru nanti. “Kami targetkan Juni nanti semua guru di Tabanan sudah divaksin, karena pada tahun ajaran baru nanti Kemendikbud segera melakukan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Menurutnya, pembelajaran tatap muka akan diawali pembukaan sekolah secara bertahap dengan selalu berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19. Siswa yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka langsung hanya setengah dari jumlah total siswa yang ada dan tentunya menunggu juknis dari Kemendikbud. *man

BAGIKAN