Rhea Cempaka, Sesuaikan  Kebutuhan Pasar

PELAKU Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga merasakan dampak Covid-19 yang memberi pengaruh terhadap lemahnya daya beli masyarakat.

PELAKU Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga merasakan dampak Covid-19 yang memberi pengaruh terhadap lemahnya daya beli masyarakat. Berbagai upaya dilakukan untuk mampu bertahan salah satunya pintar menyesuaikan dengan kebutuhan pasar saat ini.

Seperti yang dilakoni oleh salah seorang pelaku UMKM di Kota Denpasar, Rhea Cempaka, yang sempat banting stir menjual produk yang dibutuhkan masyarakat.  ’’Di awal pandemi, kami banting stir dengan memproduksi produk yang relevan dengan kebutuhan saat itu, seperti masker, hand sanitizer dan disinfektan. Pokoknya semua produk yang dibutuhkan masyarakat kami garap, karena produk fashion seperti kain dan sebagainya jadi kebutuhan kedua saat itu,” tuturnya saat ditemui di Sanur, Denpasar, belum lama ini.

Setelah pasar masker meredup seiring banyaknya masker kain di pasaran, dia kembali memasarkan produk fashion. Permintaan untuk produk-produk eksklusif mulai ada sejak 3-4 bulan lalu, namun tidak begitu banyak. Makanya dirinya harus berinovasi menciptakan produk-produk dengan harga terjangkau.

Dalam hal pemasaran, Rhea Cempaka mengaku menangkap semua peluang pemasaran yang ada, baik itu pameran yang digelar secara offline, online maupun mengikuti marketplace. “Kalau dulu sebelum pandemi kami sebagai perajin biasanya memilih ikut pameran yang berpotensi ramai pengunjung. Kalau sekarang semua peluang pameran kami hajar, daripada di toko belum tentu ada pengunjung,” terangnya.

Dia menyebut sangat merasakan dampak pandemi Covid-19 saat ini, sehingga harus mengupayakan berbagai peluang yang ada untuk bisa bertahan. *wid

BAGIKAN