Restoran dan Toko Oleh-Oleh Dikawasan DTW Ulun Danu Beratan Dibuka Kembali

Pengunjung restoran di kawasan DTW Ulun Danu Beratan pasca-dibuka

Tabanan (Bisnis Bali) –
Setelah ditutup sementara sejak Maret 2020, daya tarik wisata (DTW) Ulun Danu Beratan dibuka kembali untuk menirima kunjungan mulai, Jumat (10/7). Pembukaan salah satu obyek wisata di Kabupaten Tabanan pascap-new normal tahap I ini dikhususkan hanya untuk restoran dan toko oleh-oleh yang ada di kawasan DTW Ulun Danu Beratan.
“Mulai hari ini kami sudah buka untuk menerima kunjungan wisatawan lokal untuk paket restoran. Selain itu, kios atau toko oleh-oleh dikawasan juga sudah dibuka mulai hari ini,” tutur Manager DTW Ulun Danu Beratan I Wayan Mustika.
Terangnya, pembukaan paket restoran ini merupakan tahap awal di kawasan DTW Ulun Danu Beratan, sebelum nantinya akan dilakukan pembukaan kawasan secara penuh menerima kunjungan yang baru akan diberlakukan sesuai dengan wacana pemerintah Propinsi Bali dengan new normal tahap II pada 31 Juli mendatang. Imbuhnya, pada hari pertama dibuka, pihaknya memberikan diskon 30 persen kepada para pengunjung.
“Tadi sudah ada sejumlah pengunjung yang datang ke kawasan, namun tidak banyak yang merupakan wisatawan lokal,” ujarnya.
Jelas Mustika, sesuai dengan protocol kesehatan Covid-19 yang telah disiapkan pengelola jauh-jauh hari, setiap pengunjung atau wisatawan yang datang ke kawasan harus menggunakan masker. Selain itu katanya, pada saat kedatangan di kawasan, wisatawan ini dilakukan pengecekan suhu tubuh, cuci tangan dan diberi arahan utuk selalu menerapkan protap kesehatan protocol Covid-19.
“Penerapan protocol kesehatan Covid-19 di DTW Ulun Danu Beratan, kami juga melibatkan kepolisian Sektor Baturiti untuk melakukan pemantauan,” tegasnya.
Sementara itu, new normal tahap II nanti, DTW Ulun Danu Beratan memberikan banyak alternatip bagi wisatawan yang akan berkunjung untuk pembelian tiket  masuk, sekaligus untuk mencegah antrian. Yakni, calon pengunjung bisa membeli tiket secara online, bisa juga menggunakan quick response code Indonesian standard (QRIS), dan bisa juga dengan cara pembayaran tunai di loket.*man

BAGIKAN