Ratusan THL DLH Buleleng Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis 

Pelayanan kesehatan tidak semata - mata bisa dilakukan di dalam gedung, tapi  juga bisa dengan cara terjun langsung ke masyarakat

Kegiatan pelayanan kesehatan oleh RSUD Buleleng kepada ratusan THL DLH. 

Singaraja (bisnisbali.com) – Pelayanan kesehatan tidak semata – mata bisa dilakukan di dalam gedung, tapi  juga bisa dengan cara terjun langsung ke masyarakat.
Seperti kegiatan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RSUD Kabupaten Buleleng kepada ratusan tenaga harian lepas ( THL) Kebersihan DLH Kabupaten Buleleng, di Taman Kota Singaraja, Kamis (5/12). Di mana kegiatan ini merupakan serangkaian Peringatan HUT ke-64 RSUD, Kabupaten Buleleng 2019.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Buleleng, dr. Putu Sudarsana, S.p, OG , menjelaskan, dalam kegiatan ini dilakukan  general cek-up atau screening awal mulai dari cek tekanan darah, gula darah dan permasalahan kesehatan lainnya. “Apa yang bisa kita lakukan sebagai bentuk screening awal dan apabila nantinya perlu dilakukan cek-up lebih lanjut, kita akan lanjutkan  pelayanan pemeriksaan di rumah sakit,” ungkapnya.
Pihaknya menjelaskan, salah satu yang mendasari dipilihnya THL Kebersihan DLH Buleleng ini karena melihat intensitas kerjanya yang cenderung berinteraksi langsung dengan debu, sampah dan rentan terhadap masalah kesehatan. “Di samping itu faktor usia yang rata-rata sudah di atas 40 tahun yang cukup berisiko dari sisi usia dan berisiko dari sisi pekerjaan, untuk itu kita berupaya melakukan cek kesehatan terhadap mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid PS – LB3 DLH Kabupaten Buleleng, Dewa Ketut Armika, S.Sos, M.Si., menjelaskan mendukung kegiatan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh RSUD Buleleng terhadap THLDLH Buleleng.

“Kami sudah libatkan semua, baik dari tenaga harian lepas  kebersihan kota (keko) dan angkutan sampah (angsa) untuk bisa melakukan cek kesehatan di sini, karena tidak dapat dipungkiri belakangan tenaga banyak yang drop karena perubahan cuaca yang tidak menentu belakangan ini,” terangnya.
Diketahui kegiatan ini selain  bersinergi dengan Yayayan Sesama dan Dinas Lingkungan Hidup juga  menggandeng sejumlah yayasan yang bergerak di bidang kesehatan  juga serta ada juga dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), PPNI, Persatuan Ahli Gizi. * ira

BAGIKAN