Ratusan Hektar Tanaman Padi di Tabanan Diserang Tikus  

Ratusan hektar tanaman padi di Kabupaten Tabanan diserang hama tikus.

Tabanan (bisnisbali.com)  –Ratusan hektar tanaman padi di Kabupaten Tabanan diserang hama tikus. Selama Januari-Oktober 2020 sesuai data Dinas Pertanian Tabanan, serangan tikus terjadi hampir menyebar di seluruh kecamatan. Hanya Kecamatan Marga yang diserang hama kresek dan blast.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Wayan Suandra seizin Kepala Dinas Pertanian Tabanan, Jumat (13/11), mengungkapkan saat ini serangan tikus menjadi salah satu hama yang mengancam produksi padi. Serangan tikus mengakibatkan rusaknya 823 hektar sawah petani di sembilan dari 10 kecamatan di Tabanan. Kerusakan intensitas ringan mencapai 416 hektar, sedang 39 hektar, berat 230 hektar dan puso (gagal panen) mencapai 127 hektar.

Kerusakan hingga mengakibatkan puso terjadi di Kecamatan Kerambitan seluas 66 hektar. Selanjutnya di Kecamatan Tabanan 24 hektar, Kecamatan Kediri 12 hektar dan Kecamatan Penebel 25 hektar. Kerusakan serupa terjadi di Kecamatan Selemadeg Timur seluas 4 hektar disebabkan hama penggerek batang dan 11 hektar disebabkan oleh hama blast. Puso juga terjadi di lahan seluas 7 hektar di Kecamatan Tabanan yang disebabkan oleh serangan hama blast.

Menurut Suandra, untuk mengendalikan khususnya hama tikus yang dominan menyerang lahan pertanian padi di Tabanan, pihaknya sudah melakukan gerakan pengendalian (gerdal) di masing-masing wilayah yang terdampak. Upaya yang dilakukan mulai dari cara niskala atau atur piuning di masing-masing subak, memasang umpan bersama, sanitasi atau menjaga kebersihan lingkungan hingga upaya preventif dengan cara penggropyokan.

Melalui upaya tersebut, di beberapa sentra produksi yang intensitas serangan hama tikusnya tinggi, kini sudah mulai mengalami penurunan. Luas sawah yang terdampak serangan hama tengah diproses klaim untuk bisa mendapatkan asuransi pertanian. *man

BAGIKAN