PUDDS Mesti Berkontribusi Terhadap PAD

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) memiliki posisi yang sangat strategis dan perlu dikawal keberadaannya untuk mengoptimalkan potensi lokal daerah yang memungkingkan dikembangkan guna meningkatkan perekonomian berbasis kerakyatan melalui BUMDes.

LANTIK - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melantik Direksi PUDDS.

Tabanan (bisnisbali.com) –Perusahaan Umum Daerah (Perumda) memiliki posisi yang sangat strategis dan perlu dikawal keberadaannya untuk mengoptimalkan potensi lokal daerah yang memungkingkan dikembangkan guna meningkatkan perekonomian berbasis kerakyatan melalui BUMDes. Ini untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kabupaten Tabanan yang terdiri dari 133 desa yang tersebar di 10 kecamatan memiliki potensi dan kearifan lokal yang begitu banyak dan beragam.  Oleh karenanya hal itu harus betul-betul digali dan dikembangkan secara optimal melalui peranan perusahaan daerah dalam hal ini Perumda Dharma Santhika Kabupaten Tabanan.

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. saat melantik Direksi Perumda Dharma Santhika (PUDDS) Kabupaten Tabanan di Wantilan Pura Luhur Batukau, Wangaya Gede, Penebel, Jumat (9/4) kemarin. Turut hadir Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, S.E., Sekda, Asisten II serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

PUDDS diaktifkan kembal sejak tahun 2017. Ada pun filosofi dan tujuannya untuk mengoptimalkan potensi lokal daerah yang memungkinkan dikembangkan dalam meningkatkan perekonomian berbasis kerakyatan melalui BUMDes. “Memperhatikan maksud dan tujuan yang sangat mulia dan strategis tersebut, maka saya harapkan kepada direksi yang baru dilantik untuk bekerja secara optimal dan berkoordinasi dengan institusi yang berkompeten dalam pengelolaan perusahaan, sehingga PUDDS mempunyai arah yang pasti,” ujar Bupati Sanjaya.

Ia juga mengingatkan segala sesuatunya harus jelas. Membuat program kerja baik jangka pendek maupun menengah, mengkonsep program yang inovatif dengan tetap memperhatikan potensi lokal yang ada, menjalin kooordinasi dan komunikasi dengan BUMDes, mendata seluruh potensi yang ada termasuk solusi pengembangannya, serta meningkatkan kualitas SDM pengelola PUDDS.

Penyertaan modal Rp 14.000.000.000 hendaknya dipergunakan dengan baik dan mengikuti aturan yang berlaku, sehingga bisa berkembang dan nantinya memberikan kontribusi dalam menyejahterakan masyarakat bahkan memberikan keuntungan bagi PAD Kabupaten Tabanan.

Bupati Sanjaya mencotohkan salah satu potensi Tabanan yakni air. Kenapa air itu tidak dimanfaatkan menjadi sebuah produk dengan ciri khas Tabanan. Begitu pun banyaknya lahan dengan keindahan alamnya sangat memungkinkan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat Tabanan. Perusda mampu memunculkan inovasinya bahkan mewujudkan contoh kecil tersebut.

“Saya selaku KPM atau Pemilik Modal mengharapkan agar PUDDS dapat berkembang sesuai yang kita harapkan bersama di bawah kendali direksi baru. Tidak lupa juga saya ucapkan terima kasih banyak kepada dewan pengawas dan direksi yang sudah mengabdi sebelumnya,” imbuhnya.

Sebelum acara pelantikan, Bupati Sanjaya beserta rombongan dan direksi beserta jajaran PUDDS melakukan persembahyangan bersama di Pura Luhur Batukau dipimpin oleh sulinggih atau pemangku  pura setempat.  Direksi PUDDS yang dilantik masing-masing Kompiang Gede Pasek Wedha selaku Direktur Utama, I Ketut Arjawa (Direktur Umum) dan  I Putu Anom Artadana (Direktur Bisnis) disaksikan oleh dua orang saksi dan seorang rohaniawan. *man

BAGIKAN