Promosi Digital, Dukung Pokdarwis Promosikan Daya Tarik Wisata

Motode promosi pariwisata saat ini yang paling efektif adalah promosi melalui media sosial.

BIMTEK - Rangkaian kegiatan bimbingan teknis dengan tema materi fotografi (smartphotography) di Wantilan Water Garden Museum Arma.  

Gianyar (bisnisbali.com) –Motode promosi pariwisata saat ini yang paling efektif adalah promosi melalui media sosial. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Putrawan, Kamis (3/9) mengatakan daya tarik wisata efektif dapat lebih mudah dipasarkan melalui promosi digital smartphone yang diunggah melalui media sosial (medsos).

Diungkapkannya, Diparda Gianyar sudah menggelar pelatihan promosi digital smartphone. Ini sangat mendesak diberikan antara lain kepada anggota Pokdarwis di Kabupaten Gianyar.  Menindaklanjuti surat dari Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor B/UM.00.01/165/DSDK.3/2020, Diparda Gianyar menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis dengan tema materi fotografi (smartphotography).

Ia menjelaskan bimtek fotografi ini mencakup teknik dasar pengambilan foto dengan smartphone. Peserta dilanjutkan dengan Gerakan Bersih, Indah,  Sehat dan Aman (BISA). A.A. Putrawan juga mengarahkan peserta anggota Pokdarwis membawa contoh produk ekonomi kreatif. Ini mencakup produk kuliner dan kerajinan yang bisa di tampilkan materi promosi atau di perkenalkan dalam kegiatan bimtek.

Ia meyakinkan melalui bimbingan teknis SDM ekonomi kreatif  Kemenpar  anggota Pokdarwis mampu memotret materi promosi melalui smart phone.  “Pelaku pariwisata diharapkan mampu  mengambil gambar dengan baik sehingga  memberikan hasil gambar yang optimal,” ucapnya.

A.A. Gde Putrawan menambahkan semua bisa dipromosikan baik daya tarik wisata, akomodasi dan restoran melalui media digital. Ini  termasuk daya tarik di desa wisata bisa ditampilkan dalam promosi digital smartphone.

Ketua Forum Komunikasi Pokdarwis Ganyar, Mangku Nyoman Kandia, mengatakan anggota Pokdarwis di Gianyar sangat penting mendapatkan bimbingan teknis materi fotografi (smartphotography).  Fotografi ini mencakup teknik dasar pengambilan foto dengan smartphone. Peserta dari Pokdarwis bisa belajar motret di desa wisata lewat smartphone. “Tujuan agar peserta punya ketrampilan motret lewat smartphone dilanjutkan promosi melalui media sosial,” ucap Mangku Kandia. *kup       

BAGIKAN