Prokes Berikan Rasa Aman dan Nyaman bagi Pengunjung

Libur panjang (long weekend) pada akhir Oktober ini masih dihadapkan pandemi Covid-19.

TERAPKAN PROKES - Guna memberi rasa aman dan nyaman bagi pengunjung, pengelola objek wisata menerapkan prokes secara ketat.

Gianyar (bisnisbali.com)Libur panjang (long weekend) pada akhir Oktober ini masih dihadapkan pandemi Covid-19.  Untuk itu, guna memberi rasa aman dan nyaman bagi pengunjung, pengelola objek wisata mesti menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

General Manager Bali Safari Park, Thomas Colbert, mengatakan hal ini, Selasa (27/10) kemarin. Diungkapkannya, pengelola objek wisata selalu mempromosikan agar masyarakat dan wisatawan berkunjung ke objek wisata. “Tak perlu takut berkunjung objek wisata karena telah menerapkan prokes secara ketat,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sesuai tatanan kehidupan baru, Bali Safari Park telah mengikuti proses verifikasi. Ini termasuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan sangat ketat sesuai aturan dari pemerintah.  Kegiatan berwisata bisa dilakukan selama tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Ketika prokes itu diterapkan secara ketat, berlibur ke objek wisata akan menjadi aman dan nyaman buat pengunjung.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar  A.A. Gde Putrawan, kasus pandemi Covid-19 di Bali termasuk di Gianyar masih cukup tinggi. Oleh karenanya, adanya pergerakan wisdom tentu harus diikuti upaya memberikan rasa aman dan nyaman.  ‘’Untuk itu, kami minta pengelola objek wisata betul-betul menerapkan protokol kesehatan. Objek wisata wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tegasnya.

Gde Putrawan menambahkan, kedatangan wisatawan dan masyarakat mesti dibatasi yaitu hanya 50 persen dari daya tampung objek wisata. Pembatasan menjamu kedatangan pengunjung ini juga bagian dari protokol kesehatan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19. “Pembatasan jumlah pengunjung guna memastikan wisatawan tidak berkerumun dan selalu mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya. *kup

BAGIKAN