Produk UMK/IKM Didorong Masuk Toko Ritel

Dalam upaya mengembangkan pemasaran di tengah pandemi Covid-19, produk UKM/IKM tidak hanya dipasarkan secara optimal melalui online, tetapi juga diharapkan bisa masuk toko ritel.

SOSIALISASI - Sosialisasi pemasaran produk IKM/UKM Kota Denpasar di Graha Sewaka Dharma, Lumintang.

Denpasar (bisnisbali.com) – Dalam upaya mengembangkan pemasaran di tengah pandemi Covid-19, produk UKM/IKM tidak hanya dipasarkan secara optimal melalui online, tetapi juga diharapkan bisa masuk toko ritel. Untuk itu, berbagai persyaratan harus dipenuhi oleh pelaku UKM/IKM.

Hal tersebut tertuang dalam sosialisasi pemasaran produk IKM/UKM Kota Denpasar yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Selasa (18/5).

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Bali A.A. Ngurah Agung Agra Putra yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan, untuk masuk ke pasar ritel modern, produk harus memenuhi perundang-undangan yang berlaku dalam upaya melindungi konsumen. Pelaku usaha mesti memenuhi dari sisi kualitas produk, kemasan, kuantitas, kontinuitas dan perizinannya yang bisa dipertimbangkan dijual di ritel modern.

“Dalam pertemuan ini kami bahas bersama terkait prosedur dan proses untuk syarat masuk ke modern ritel. Semoga acara ini dapat memberi manfaat bagi pelaku IKM/UKM. Tidak hanya masuk dalam toko modern di Bali, namun juga dapat menembus pasar nasional dan internasional,” ungkapnya.

Ketua Dekranasda Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyatakan, sosialisasi pemasaran produk IKM/UKM Denpasar ini merupakan  sinergitas bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Denpasar dan Aprindo Bali dalam memberikan dukungan kepada produk IKM/UKM Denpasar di masa pandemi Covid-19. Diharapkan pelaksanaan sosialisasi ini mampu meningkatkan pemasaran produk IKM/UKM Denpasar dan bisa bersaing dengan produk luar.

Sementara itu, Kadis Perindag Denpasar Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari mengungkapkan, sosialisasi ini untuk mendukung produk IKM/UKM Kota Denpasar masuk toko ritel modern. Langkah ini tidak terlepas dari upaya meningkatkan pemasaran dan penggunaan produk dalam negeri yang juga bersinergi dengan Dinas Kesehatan Denpasar serta Bank BPD Bali. Sosialisasi diisi dengan sesi penjelasan soal teknis masuk toko ritel dari Aprindo dan penjelasan tentang produk industri rumah tangga (PIRT) oleh Dinas Kesehatan Denpasar.  *wid

BAGIKAN