Pjs. Bupati Serinah Tinjau Gedung SD Roboh, Bangunan Tua Segera Diperbaharui

PJS. Bupati Karangasem I Wayan Serinah didampingi Camat Manggis mengunjungi SDN 2 Padangbai yang salah satu unit gedungnya roboh, Kamis (5/11).

MENINJAU GEDUNG - Pjs. Bupati Karangasem Wayan Serinah (kanan) meninjau gedung SDN 2 Padangbai yang roboh.

PJS. Bupati Karangasem I Wayan Serinah didampingi Camat Manggis mengunjungi SDN 2 Padangbai yang salah satu unit gedungnya roboh, Kamis (5/11). Gedung itu sudah berusia tua dan Pjs. Bupati meminta Kadisdikpora segera merencanakan untuk pembangunan gedung yang baru, sehingga ketika nanti siswa sudah bisa masuk normal sudah memiliki ruang kelas.

Gedung SDN 2 Padangbai yang terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, ambruk pada Rabu (4/11) siang hari. Akibatnya, ruang kelas 6 tidak bisa digunakan.

Ambruknya bangunan diperkirakan karena umur bangunan yang sudah cukup lama alias tua. Pada gempa bumi di Lombok tahun 2018 tembok mengalami pergeseran dan retak. Pada bagian pintu, jendela dan kayu juga dimakan rayap.

Dalam kunjungannya, Pjs. Bupati Karangasem menyampaikan rasa keprihatinannya atas ambruknya gedung sekolah kelas 6 di SDN 2 Padangbai. Dia bersyukur, peristiwa tersebut terjadi bukan di saat para siswa sedang belajar di sekolah sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Pjs. Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada para guru dan siswa karena proses belajar dan mengajar mereka harus terganggu. Dia berjanji Pemerintah Kabupaten Karangasem akan segera memperbaiki kerusakan sekolah tersebut.

“Pemkab Karangasem melalui Dinas Pendidikan telah melaksanakan rapat terkait robohnya bangunan kelas ini. Selanjutnya akan dicarikan jalan keluar agar siswa bisa kembali menggunakan kelasnya,” papar Pjs. Bupati Serinah.

Dalam kesempatan, Serinah mengimbau terkait rencana siswa kembali masuk untuk bertatap muka, agar mematuhi protokol kesehatan dan dibatasi untuk ke sekolah. “Jika situasi masih belum memungkinkan, saya sarankan pembelajaran dilaksanakan secara online oleh guru dari sekolah sementara siswa berada di rumah,” tandasnya. *adv

BAGIKAN