Pilkada, Stok BBM dan Elpiji Aman

Stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Bali saat libur pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang digelar, Rabu (9/12), dipastikan aman.

BBM - Pertamina memastikan stok BBM aman saat hari pemungutan suara pilkada serentak 2020.

Denpasar (bisnisbali.com) – Stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Bali saat libur pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang digelar, Rabu (9/12), dipastikan aman. Pertamina Pemasaran Regional Jatimbalinus memastikan, pasokan BBM dan elpiji tetap prima dan optimal tidak hanya jelang pilkada saja, namun juga saat menyambut Natal dan Tahun Baru. “Untuk libur pilkada sejauh ini perkiraan tidak jauh berbeda dengan kondisi normal,” kata Executive General Manager Pertamina Regional Jatimbalinus, C.D. Sasongko.

Berdasarkan data, rata-rata penyaluran energi di Bali selama November 2020 yaitu gasoline (premium, pertalite, pertamax dan pertamax turbo), jumlahnya mencapai 1.760 kiloliter (KL) per hari. Gasoil (biosolar, dexlite dan pertamina dex) 460 KL per hari dan elpiji (PSO dan non-PSO) 540 metrik ton (MT) per hari.

Ia mengatakan, Pertamina juga telah menyiapkan seluruh lembaga penyalur seperti SPBU serta pangkalan dan agen elpiji pada kondisi prima dan optimal serta menyiagakan Pertamina Delivery Service (PDS) untuk memudahkan masyarakat dalam memesan produk. Dalam mengantisipasi libur pilkada ini disambut oleh Pertamina Pemasaran Regional Jatimbalinus dengan mempersiapkan pelayanan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan BBM dan elpiji tetap beroperasi dan mencukup kebutuhan masyarakat. “Kami pastikan seluruh operasional beroperasi normal dan aman menjelang libur pilkada 2020,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dari 15 fuel terminal, 3 integrated terminal serta 13 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) dipastikan dalam keadaan aman untuk melayani masyarakat saat hari pemungutan suara. Selain itu, Pertamina juga telah menyiagakan satuan tugas (satgas) yang telah beroperasi mulai hari ini Senin (7/12) hingga hari raya Natal dan awal tahun 2021 nanti.

“Tim satgas ini nantinya akan berperan khusus dalam memantau dan mengkoordinasikan penyaluran BBM dan LPG. Mulai dari kebutuhan stok, penguatan stok, kelancaran distribusi, hingga pemantauan kondisi di lapangan,” tambahnya. *dik

BAGIKAN