Petani Muda Siap Garap Peluang Ekspor

Di tengah pandemi Covid-19 yang membuat sektor pariwisata tidak mampu bernapas, tidak sedikit masyarakat yang beralih ke pertanian, termasuk generasi muda.

DISKUSI - Para petani muda yang tengah berdiskusi terkait produk-produk pertanian.

Denpasar (bisnisbali.com) – Di tengah pandemi Covid-19 yang membuat sektor pariwisata tidak mampu bernapas, tidak sedikit masyarakat yang beralih ke pertanian, termasuk generasi muda. Pandemi menyadarkan generasi muda untuk serius bertani karena pangan adalah sektor paling penting dalam kehidupan manusia. Hal itu diungkapkan Ketua Forum Petani Muda Bali (Komunitas Petani Muda Keren) A.A. Gede Agung Wedhatama, Senin (9/11).

Dia mengatakan, saat ini banyak generasi muda yang belajar bertani serta mulai melirik pertanian menjadi solusi untuk aktivitas ke depan. Hal ini sejalan dengan pembentukan Pusat Pendidikan Pelatihan Pertanian Swadaya (P4S) yang gencar dalam 3 bulan terakhir ini.

Sejauh ini sudah sekitar 30 lebih P4S terbentuk di seluruh Bali. Tujuan pembentukannya, memajukan pertanian di Bali dengan makin banyak petani muda yang mudah belajar pertanian kepada praktisinya langsung.

“Sebenarnya P4S sudah disarankan untuk dibentuk dari tahun lalu oleh Kementerian Pertanian. Namun sejak 3 bulan ini baru terbentuk yang gencar setiap seminggu sekali pembentukannya. P4S bergerak di berbagai bidang seperti pembuatan pupuk, pembibitan, dalam bidang budi daya stoberi, vanila, pepaya jeruk dan sebagainya,” ungkap Agung Wedha.

Pembentukan P4S, kata dia, mampu mendorong minat dan kemampuan masyarakat dalam bertani baik itu generasi tua ataupun sebaliknya. Hal ini pun disambut baik oleh masyarakat yang berada di sektor pertanian termasuk generasi muda yang telah tertarik terjun untuk bertani. “Teman-teman nantinya bisa belajar dari ahlinya langsung,” jelasnya.

Terkait dengan peluang ekspor produk pertanian yang kini digencarkan pemerintah, Agung Wedha mengatakan pihaknya sangat antusias. Dengan bertambahnya minat masyarakat ke sektor pertanian pihaknya optimis siap mengisi peluang ekspor. *wid

BAGIKAN