Petani Gianyar Terima Pupuk Bersubsidi

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Made Raka, Minggu (23/8) mengatakan untuk menekan biaya tanam, pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan pupuk bersubsidi kepada para petani.

TANAM - Tekan biaya tanam, Pemkab Gianyar salurkan pupuk bersubsidi kepada petani.  

Gianyar (bisnisbali.com) –Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Made Raka, Minggu (23/8) mengatakan untuk menekan biaya tanam, pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan pupuk bersubsidi kepada para petani.

Kata dia, selama ini prospek pertanian di Gianyar selalu surplus. Ini sangat menopang ketahanan pangan untuk masyarakat di Gianyar dan Bali pada umumnya.

Ia menjelaskan dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, pemerintah pusat telah memberikan bantuan pupuk bersubsidi. Pengajuan pupuk bersubsidi ini disesuaikan rencana difinitif kebutuhan pokok pupuk dari masing-masing subak.

Raka memaparkan, pekaseh menyampaikan kebutuhan pupuk kepada penyuluh pertanian lapangan (PPL). Setelah dianggarkan bantuan pupuk bersubsidi ini diberikan sekali setahun. “Bantuan pengadaan pupuk bersubsidi ini dari  pemerintah pusat,” tegasnya.

Secara teknis penyaluran bantuan pupuk bersubsidi ini diprioritaskan kepada petani yang memasuki musim tanam. Penetapan harga subsidi pupuk 2020 didasarkan Keputusan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Nomor 1031/E-07/HK/2020.

SK ini mencakup daftar harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian. Pupuk urea harga subsidi Rp 1.800/kg harga non subsidi Rp 7.500. Pupuk NPK harga subsidi Rp  2.300/kg, harga non subsidi Rp 9.000/kg. Pupuk SP 36 harga subsidi Rp 2.000/kg harga non subsidi Rp 7.000.

Pupuk ZA harga subsidi Rp 1.400 kg harga non subsidi Rp 5.500/kg. Pupuk Organik harga subsidi Rp 500/kg harga non subsidi Rp 1.500/kg.

Made Raka menambahkan pupuk urea, NPK, SP 36, dan pupuk ZA dalam kemasan 50 kg. Khusus pupuk organik dalam kemasan 40 kg. “Ketika anggaran  pupuk bersubsidi cair, prioritas penyaluran pupuk bersubsidi ini kepada petani yang memasuki musim tanam,” tegasnya. *kup

BAGIKAN