Petani Didorong Bentuk Koperasi Produsen

Guna menjaga kontinuitas produk sekaligus meningkatkan daya saing, para petani di Kabupaten Tabanan didorong untuk membentuk koperasi produsen.

 Loka Antara.

Tabanan (bisnisbali.com) –Guna menjaga kontinuitas produk sekaligus meningkatkan daya saing, para petani di Kabupaten Tabanan didorong untuk membentuk koperasi produsen. Koperasi ini dinilai penting mengingat selama ini produksi dalam jumlah terbatas dan penjualan produk yang cenderung sendiri-sendiri, berdampak pada kecilnya nilai tambah yang didapat petani dan susah untuk menembus pasar lebih luas.

“Kami dorong petani di Tabanan ini untuk membentuk koperasi produsen dan langkah ini sudah dimulai dari Tabanan bagian barat meliputi Kecamatan Selemadeg Timur, Kecamatan Selemadeg Barat dan Kecamatan Pupuan,” tutur Ketua Kadin Tabanan, Loka Antara, SPT., M.Si., Selasa (24/11) kemarin.

Menurutnya, upaya pembentukan koperasi produsen merupakan langkah konkret dari Kadin Tabanan dalam upaya pendampingan guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang bekerja sebagai petani di tengah dampak pandemi Covid-19. Selama ini, kelemahan petani dalam menjangkau pasar adalah sejumlah hasil produksi yang kurang sesuai dengan keinginan pasar. Selain itu, dengan pemasaran hasil yang sendiri-sendiri mengakibatkan pasar belum merasa terjamin dengan kontinuitas hasil dari produksi pertanian.

Kata Loka, melalui terbentuknya koperasi produsen yang berbadan hukum, maka koperasi produsen ini akan berperan menampung produksi dari hasil pertanian sehingga jumlah atau volume yang dihimpun jauh lebih banyak untuk kemudian dilempar kembali ke pasaran. Di bidang pemasaran produk juga akan didampingi oleh Kadin, termasuk memfasilitasi melakukan temu usaha serta meningkatkan kualitas hasil produksi pertanian.

“Kami akan turun langsung bertemu lakukan pendampingan melalui temu usaha antara pihak petani dan pihak pengusaha, sehingga ada kerja sama dan terprogram. Sekaligus guna tercipta kepastian pasar di kalangan petani, dan terjaminnya kontinuitas produksi yang didapat di kalangan pengusaha (konsumen),” ujarnya.

Dia melanjutkan, upaya pembentukan koperasi produsen ini sudah dimulai pada 21 November 2020 lalu dengan menggandeng Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan. Anggota koperasi produsen merupakan kalangan petani di Kabupaten Tabanan.

Setelah pembentukan koperasi produsen di Tabanan bagian barat, hal sama akan dilanjutkan untuk persiapan pembentukan koperasi produsen di daerah utara yang mencakup Kecamatan Marga, Kecamatan Penebel, dan Kecamatan Baturiti. Lanjut di wilayah timur mencakup daerah Kecamatan Tabanan, Kecamatan Kediri, dan Kecamatan Kerambitan.*man

BAGIKAN