Pertahankan Eksistensi

BANYAK wisatawan mengira semua hotel di Bali tutup selama pandemi.

BANYAK wisatawan mengira semua hotel di Bali tutup selama pandemi. Hal itu tidaklah tepat. Sebab, masih ada beberapa hotel yang mempertahankan eksistensinya dengan tetap buka dan siap menyambut wisatawan kapan saja, seperti Discovery Kartika Plaza yang terletak di Jalan Kartika Plaza, Kuta.

Asisten General Manager Discovery Kartika Plaza, Pandu Djojoadisoeprapto mengatakan, pihaknya tidak pernah tutup dari awal pandemi. Hal tersebut merupakan kesepakatan bersama dalam rangka tetap menjaga eksistensi wisata di Bali. Justru dengan menutupnya akan menimbulkan kesan tenggelamnya pariwisata Bali.

“Walaupun sejak April, Mei, Juni, okupansi hotel masih di bawah 10 persen, kami tetap buka. Syukurnya sejak new normal sudah mulai ada pergerakan, terutama wisatawan domestik. Sampai Agustus okupansi tercapai 15 persen. Tentunya hal itu sangat melegakan dalam kondisi masih dirundung pandemi,” ujar Pandu.

 Sebelum pandemi, market wisatawan berasal dari Australia, Asia, Timur Tengah, India, Eropa, dan beberapa MICE domestik. Namun, sekarang bergeser dengan fokus utama wisatawan domestik. Untuk itu, penyesuaian harga dilakukan.

“Jadi, karena market kami di sini untuk saat ini adalah domestik, tentunya kami membuat harga yang layak. Kami sesuaikan harganya dengan kemampuan daya beli masyarakat. Seperti yang diketahui, tentunya daya belinya sangat menurun saat ini. Bukan hanya harga kamar yang diturunkan, tapi juga makanan dan minuman yang disediakan. Penurunannya hampir 50 persen,” tambahnya.

Strategi yang dilakukan adalah dengan tetap menyuarakan bahwa Bali itu indah, Bali siap hadapi pandemi. Tentunya, bukan hanya wacana. Protokol kesehatan dilakukan dengan sangat disiplin. Mulai dari fasilitas cuci tangan, hand sanitizer di setiap sudut ruangan, jarak yang diatur dan tentunya wajib menggunakan masker. Bahkan, setiap pagi rutin melaksanakan kegiatan kebugaran.

“Penerapan protokol kesehatan bukan hanya untuk menjaga diri sendiri dan orang sekitar. Melainkan juga sebagai cara untuk menumbuhkan kembali kepercayaan wisatawan mengenai Bali itu aman dan siap menyambut wisatawan dengan prokes yang disiplin. Terkait dengan libur Tahun Baru nanti, sudah ada beberapa acara yang akan digelar seperti ada band dan juga kabaret. Semua acara yang akan digelar menerapkan prokes,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya akan tetap memberikan informasi kepada masyarakat internasional mengenai kondisi Bali terkini. “Badai pasti berlalu. Walaupun kita berjalan di tempat setidaknya kita tetap bergerak. Hotel ini tidak mau diam begitu saja, kita menggunakan momentum ini untuk berbenah. Jadi, ambil positifnya. Mulai dari pembenahan produk dan SDM. Jadi, untuk teman teman yang berkecimpung di dunia pariwisata tetaplah semangat,” tutupnya.*git

BAGIKAN